Ragam Hoaks Seputar LRT, Simak Faktanya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - LRT telah beroperasi di beberapa kota di Indonesia. Sayangnya, beberapa hoaks justru timbul dari transportasi massal tersebut.

Lalu apa saja hoaks seputar LRT? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Kecelakaan LRT Jabodebek Telan Korban Jiwa

Beredar di media sosial postingan terkait kecelakaan LRT Jabodebek yang diklaim memakan korban jiwa. Postingan ini ramai dibagikan sejak tengah pekan ini.

Postingan tersebut berisi ucapan teks belasungkawa kepada tiga korban kecelakaan LRT Jabodetabek. Dalam postingan juga disebutkan jabatan masing-masing korban.

Berikut narasi dalam postingan itu:

“Turut berduka untuk kecelakaan LRT Jabodetabek yang meninggal:

Masinis 1 org

Instruktur/Penyelia 1 Org

Balai Uji Sertifikasi 1 Org

Semuanya di kabin”

Lalu benarkah postingan yang mengklaim kecelakaan LRT Jabodetabek mengakibatkan korban jiwa? Simak dalam artikel berikut ini...

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Hoaks Lainnya

Ilustrasi Hoax. (Liputan6.com/Rita Ayuningtyas)
Ilustrasi Hoax. (Liputan6.com/Rita Ayuningtyas)

2. [Cek Fakta] Foto LRT Beroperasi di Sumatera Barat

Beredar foto di media sosial terkait kereta LRT yang diklaim berada di Sumatera Barat. Akun Facebook @pagekatakita yang mengunggah foto itu pun menambahkan keterangan yang menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin yang visioner.

Unggahan ini pun mendapat reaksi yang beragam dari warganet. Ada yang percaya dan mengapresiasi kerja pemerintah, namun ada pula yang mencoba mengoreksi validats informasi tersebut.

Foto yang diunggah, 5 Juni 2018 itu pun disukai lebih dari 10 ribu warganet per 14 Juni 2018. Selain itu, unggahan juga dibagikan ulang sebanyak 2.937 kali dan mengundang lebih dari 600 kementar.

Lalu benarkah LRT akan beroperasi di Sumatera Barat? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel