Ragam Kisah Pilu hingga Bahagia Pengemudi Ojek Online Dapat Pesanan BTS Meal

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta - Promo menu baru BTS Meal membuat sejumlah gerai McDonald's di Indonesia ramai didatangi ojek online pada Rabu 9 Juni 2021.

Hal itu lantaran pembelian BTS Meal hanya bisa dilakukan via ojek online (ojol) ataupun drive thru. Tak ayal, antrean driver ojol terlihat di beberapa gerai McDonald's.

Oleh karena itu pula, para driver ojek online terpaksa mengantre hingga berjam-jam.

Misalnya, pengemudi ojek online di Kota Depok, Jawa Barat yang mengeluh karena sudah mengantre cukup lama, namun harus merelakan orderannya digagalkan setelah Satpol PP Kota Depok dan pihak kepolisian membubarkan antrean.

Salah satunya seperti pengemudi ojek online, Roni. Usai melihat notifikasi pesanan BTS Meal ia langsung menuju Ciplaz Depok. Melihat antrean panjang, Roni memberitahukan kepada konsumen bahwa pesanannya akan lama tiba.

Tidak ingin mengecewakan konsumen kendati dirinya merasa rugi, Ia tetap berbaris mengantre. Namun ketika sudah 30 menit mengantre, tiba-tiba Satpol PP Kota Depok mendatangi McD Ciplaz dan membubarkan antrean dengan alasan kerumunan dan Covid-19.

Dia pun kecewa. Upaya untuk mendapatkan rezeki dari pesan antar makanan akhirnya pupus. Namun di sisi lain tindakan Satpol PP Kota Depok bertujuan baik demi mencegah penularan Covid-19.

"Sempat kesal juga bang kemarin, udah ngantre lama malah dibubarkan dan pesanan dicancel," kata Roni.

Hal serupa juga terjadi di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Setelah berjam-jam mengantre, ratusan ojek online harus menelan pil pahit. Orderan dari konsumennya mendadak dibatalkan, karena paket BTS Meal tersebut tak kunjung diantarkan.

Meski begitu, ada pula pembeli yang rela menunggu. Bahkan dengan manisnya, mereka telah mempersiapkan bingkisan untuk pengemudi ojek online.

Berikut kisah pilu hingga bahagia pengemudi ojek online yang kedapatan order BTS Meal di McDonald's dihimpun Liputan6.com:

Dibatalkan Pembeli, Gubernur Sumsel Beli Ratusan BTS Meal

Panjangnya antrean BTS Meal di gerai McDonald's di Kota Palembang Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)
Panjangnya antrean BTS Meal di gerai McDonald's di Kota Palembang Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)

Ratusan ojek online (ojol) mengantre paket BTS Meal di gerai McDonald’s, di Jalan Jenderal Sudirman Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), pada Rabu siang, 9 Juni 2021.

Kerumunan para ojol tersebut, sontak membuat kemacetan di kawasan tersebut. Bahkan, kemacetan itu bertepatan pada jam makan siang yang kian memperpanjang deretan kendaraan.

Para ojol yang mendapat orderan paket BTS Meal tersebut, harus mengantre mendapatkan pesanan makanan konsumennya, mulai dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB.

Namun usaha ratusan ojol tak membuahkan hasil. Setelah berjam-jam mengantre, ratusan ojol harus menelan pil pahit. Orderan dari konsumennya mendadak dibatalkan, karena paket BTS Meal tersebut tak kunjung diantarkan.

Gubernur Sumsel Herman Deru yang kebetulan lewat di pusat kemacetan tersebut, langsung turun dari mobil dinasnya. Dia meninjau langsung kerumunan tersebut, yang ternyata bersumber dari gerai McDonald’s tersebut.

Dia juga mendengarkan keluhan para ojol, yang harus merugi karena orderan BTS Meal tersebut dibatalkan sepihak oleh konsumennya.

Menurut Gubernur Sumsel, orderan membludak di gerai McDonald’s tidak hanya terjadi di Palembang saja, tapi di beberapa daerah di Indonesia.

Mantan Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur ini juga, langsung memberikan solusi bagi para ojol yang merugi karena pesanannya dibatalkan.

“Yang sudah terlanjur dibatalkan ini, biarlah saya yang beli. Dan yang belum dibatalkan untuk pihak gerai, agar jangan 10 orang saja yang masuk untuk dilayani tapi 20 orang," katanya.

Ada sebanyak 127 orderan BTS Meal di McDonald's, yang dibatalkan oleh konsumen ojol berlogo warna hijau tersebut di Palembang Sumsel.

Gubernur Sumsel akhirnya mengganti orderan yang dibatalkan tersebut, dengan uang sebesar Rp 50.000 per paket. Sontak, solusi dari Gubernur Sumsel tersebut langsung membuat kerumunan ojol itu bubar.

Sementara itu, Rizal, salah satu ojol yang sudah mengantri sejak pukul 11.45 WIB dan hingga pukul 14.00 WIB di gerai McDonald's di Palembang.

“Saya sudah beberapa jam mengantri untuk paket BTS Meal ini, tapi orderan belum juga dapat,” katanya.

Dirinya sebenarnya ingin membatalkan dan mencari orderan lain. Namun sayangnya system orderan di fast food tersebut, tidak bisa dilakukan. Hanya bisa dilakukan, jika dari pihak gerai fast food.

Namun dia terpaksa menunggu dan menyelesaikan orderan konsumennya tersebut. Sehingga, banyak orderan lain yang lewat, sehingga berpengaruh pada penghasilannya.

Rizal merasa sangat kesal dengan pelayanan dan tanggapan gerai McDonald's Palembang tersebut. Karena harus menyelesaikan pesanan tersebut, dirinya harus terjebak disini dan tidak bisa ambil orderan lain.

"Seharusnya mereka menyelesaikan pesanan yang ada dulu. Jangan menerima pesanan lagi tapi yang sebelum saja belum diproses sehingga jadi penumpukan. Apalagi antrian dibatasi 5-10 orang ojol,” katanya.

Antre Lama, Pesanan Dibatalkan Pembeli di Depok

Satpol PP Kota Depok menyegel McD Ciplaz Depok dikarenakan melanggar PPKM Kota Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)
Satpol PP Kota Depok menyegel McD Ciplaz Depok dikarenakan melanggar PPKM Kota Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Program baru McD dengan meluncurkan menu makanan BTS Meal di aplikasi ojek online mendapat keluhan dari pengemudi ojek online di Kota Depok.

Sejumlah pengemudi ojek online yang sudah mengantre cukup lama, harus merelakan orderannya digagalkan setelah Satpol PP Kota Depok dan pihak kepolisian membubarkan antrean.

Pengemudi ojek online, Roni mengatakan, saat dirinya sedang menunggu orderan di samping Balai Kota Depok, notifikasi pesan antar makanan masuk di handphonenya. Setelah dilihat, pesanan itu berupa makanan McD BTS Meal di Ciplaz Depok. Lantaran saat itu baru sedikit mendapat orderan, Ia tancap gas menuju gerai McD.

"Pas kemarin sampai McD ternyata antrean panjang, mau enggak mau ya saya harus pesan karena permintaan konsumen," ujar Roni, Kamis (10/6/2021).

Melihat antrean panjang, Roni memberitahukan kepada konsumen bahwa pesanannya akan lama tiba. Apalagi, ada beberapa rekan sesama pengemudi ojek online yang sudah mengantre setengah jam, belum juga memesan makanan yang dipesan konsumen.

"Saya udah pesimis bisa rugi ini, karena konsumen hanya memesan sedikit dan banyak waktu yang terbuang karena antrian," sesal Roni.

Tidak ingin mengecewakan konsumen kendati dirinya merasa rugi, Ia tetap berbaris mengantre. Namun ketika sudah 30 menit mengantre, tiba-tiba Satpol PP Kota Depok mendatangi McD Ciplaz dan membubarkan antrean dengan alasan kerumunan dan Covid-19.

Dia pun kecewa. Upaya untuk mendapatkan rezeki dari pesan antar makanan akhirnya pupus. Namun di sisi lain tindakan Satpol PP Kota Depok bertujuan baik demi mencegah penularan covid-19.

"Sempat kesal juga bang kemarin, udah ngantre lama malah dibubarkan dan pesanan dicancel," kata Roni.

Keluhan Tidak Dapat Pemasukan

Ratusan ojek online tampak mengantre di McD Ciplaz Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)
Ratusan ojek online tampak mengantre di McD Ciplaz Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Nasib yang sama juga dirasakan pengemudi ojek online, Abdul Sukur. Pria berusia 51 tahun itu mengaku menjadi salah satu penerima permintaan pesan antar menu McD BTS Meal.

Sambil berkelakar, menerima pesanan tersebut menjadi hari apesnya dalam mencari rezeki melalui pesan antar dan lebih memilih mengantar penumpang dari pada menerima order pesan makanan tersebut.

"Bayangin saja mas, saya menunggu 1 jam lalu Pol PP dan Polisi datang dan membubarkan kami, udah nunggu satu jam tapi saya tidak dapat pemasukan," keluh Sukur.

Sukur berharap, untuk mencegah terjadinya kerugian yang dialami pengemudi ojek online, pihak provider makanan dapat mencari solusi demi mencegah penumpukan pesanan makanan.

"Belum lama juga seperti itu, pembubaran pesanan kue di Jalan Raya Margonda karena kerumunan, jadi sebaiknya para provider makanan apabila promo dapat berkoordinasi dengan Pemkot Depok maupun provider ojek online, sehingga tidak terjadi kejadian seperti kemarin, dibubarkan Satpol PP," tutup Sukur.

Bingkisan Manis dari Army Untuk Pengemudi

Gift Army untuk Driver Ojol. (Sumber: Twitter/@sgrjmns)
Gift Army untuk Driver Ojol. (Sumber: Twitter/@sgrjmns)

Menu BTS Meal ini tidak bisa dipesan dine-in atau makan di tempat. BTS Meal hanya tersedia melalui Drive Thru dan Delivery Order seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood.

Oleh sebab itu seluruh gerai McDonald’s di Indonesia padat dengan para driver ojol yang mengantre.

Para fans BTS atau yang disebut Army bahkan memberikan bingkisan kepada driver ojek online yang rela mengantre selama berjam-jam.

Bingkisan tersebut tentunya sebagai ucapan terima kasih para Army kepada pada ojol karena bisa membantu para Army menikmati BTS Meal tersebut.

Tak hanya sebuah bingkisan, para Army juga menyelipkan sebuah pesan singkat yang berisi ucapan terima kasih dan semangat untuk para driver ojol. Bahkan tak sedikit Army yang tersentuh dengan balasan para driver ojol.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: