Rahasia 6 Daerah di Sulut Masuk 20 Terbaik Capaian Vaksinasi Indonesia

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi Vaksinasi.

Liputan6.com, Manado - Upaya Pemprov Sulut dalam penanganan pandemi Covid-19 lewat program vaksinasi mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan RI. Sesuai data dari Kemenkes, Provinsi Sulut berhasil meraih angka tertinggi dalam capaian vaksinasi dosis pertama.

Terungkap dalam Rapat Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro secara virtual yang diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia, ada enam daerah di Provinsi Sulut yang masuk dalam 20 kabupaten/kota terbaik dalam hal capaian vaksinasi di Indonesia.

Keenam daerah tersebut yakni Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Sitaro, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Bolmong Utara.

“Enam daerah di Sulut masuk 20 terbaik daerah se-Indonesia dalam hal capaian vaksinasi. Kota Manado dan Kota Tomohon bahkan berhasil menempati urutan pertama dan kedua,” ujar Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Rabu (7/7/2021).

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Kerja Sama Apik Pemprov dan Kabupaten/Kota

Steven menilai, keberhasilan enam daerah di wilayah Bumi Nyiur Melambai ini merupakan buah kerja sama yang dilakukan Pemprov Sulut dan jajaran Forkopimda dengan 15 pemerintah kabupaten/kota bersama masyarakat.

Menurutnya, pencapaian hebat ini harus terus dijaga agar dapat sesuai dengan keinginan Presiden RI Joko Widodo yang berharap agar herd immunity di Sulut dapat tercapai secepatnya.

"Untuk itu, program vaksinasi ini kita jalankan karena merupakan salah satu kunci untuk menuntaskan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dia mengatakan, hal itu sekaligus untuk memulihkan kembali kondisi perekonomian di Sulut pascapandemi.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel