Rahasia Bali United Patahkan Kutukan Juara Bertahan di Laga Perdana

·Bacaan 2 menit

VIVABali United mengawali musim ini dengan sempurna setelah berhasil menaklukkan Persik Kediri pada laga pembuka Liga 1 2021/22. Serdadu Tridatu menang tipis 1-0 dalam duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat 27 Agustus 2021.

Bali United tak mudah mencuri tiga poin dari laga ini. Tim asuhan Stefano Cugurra Rodrigues harus menunggu hingga menit 83 sampai akhirnya Muhammad Rahmat hadir sebagai pembeda dengan gol tunggalnya.

Hasil ini sekaligus membuat Serdadu Tridatu sukses mematahkan kutukan juara bertahan tak pernah menang di laga perdana Liga 1.

Sampai saat ini, sudah tiga musim beruntun tim yang berstatus juara tak pernah merasakan tiga poin di pekan pertama.

Bhayangkara FC hanya bermain imbang tanpa gol kontra Persija Jakarta pada musim 2018. Selanjutnya, Persija juga dipaksa berbagi poin dengan Barito Putera setelah duel berakhir dengan skor 1-1.

Pada 2020, Bali United juga merasakan hal yang sama. Duelnya dengan Persita Tangerang di pekan pertama berakhir dengan skor kacamata. Sayang, kompetisi di musim tersebut harus dihentikan lantaran pandemi COVID-19.

Menyikapi hasil ini, pelatih yang akrab disapa Teco itu enggan menanggapi ‘kutukan’ juara bertahan secara berlebihan. Baginya, kemenangan ini diraih berkat kerja keras tim yang tanpa lelah terus menggempur pertahanan Macan Putih sejak menit pertama.

"Saya pikir ini hasil dari kerja keras semua komponen dalam tim. Kami terus menyerang dari babak pertama. Ada koreksi yang kami lakukan di babak kedua yang membuat permainan kami jadi lebih bagus dan dominan. Akhirnya, kami bisa cetak gol dari Rahmat," kata juru taktik asal Brasil dalam konferensi pers virtual usai laga.

Lebih lanjut, mantan bos Persija Jakarta ini mengakui Persik adalah lawan yang tangguh. Anak-anak asuh Joko Susilo memberikan perlawanan sengit dan bahkan beberapa kali mengancam gawang Serdadu Tridatu.

Hanya saja, strategi Bali United yang berbuah manis di laga ini. Sehingga Macan Putih harus gigit jari kehilangan poin di laga perdana.

"Kami selalu respek sama lawan. Persik merupakan salah satu tim tradisional Indonesia. Mereka juga pernah juara yang membuat kami semakin respek," kata Teco.

"Kami tahu mereka lebih memilih taktik bertahan dengan memanfaatkan serangan balik untuk laga ini. Sementara, kami lebih memilih untuk menyerang dari menit awal demi bisa cetak gol. Yang penting hari ini menang dan 1-0 sudah sangat cukup untuk mendapat 3 poin," jelasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel