Rahasia Main Game Free Fire Biar Selalu Booyah

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Bagi para pecinta game Free Fire mungkin kata ‘Boyaah’ selalu ingin diraih disetiap permainan. Yap, Booyah merupakan tanda atau tolak ukur kamu itu por atau tidak main FF. Pasalnya, untuk mendapatkan hal itu terbilang tidak mudah.

Hal itu dikarenakan kamu harus mengalahkan pemain lainnya dengan jumlah yang tidak sedikit. Nah, biar kamu Boyaah melulu, berikut beberapa langkah yang perlu kamu terapkan.

Paham peta permainan

Hal pertama yang perlu kamu lakukan ialah mengenal peta permainan secara menyeluruh. Hal itu bisa membuat kamu tahu seluk beluk daerah yang memiliki tempat tersembunyi. Jadi, kamu bisa lebih mudah kill musuh dengan mengetahui daerah tersebut. Dalam FF memiliki tiga peta, Kalahari, Bermuda dan Portugay.

Looting

Bagi kamu pemula yang bermain FF, jangan terlalu looting atau mengumpulkan item terlalu banyak. Memang hal itu baik, tetapi dengan banyak looting bisa meningkatkan kamu cepat mati atau ter-kill lebih cepat.

Terus bergerak

Banyak yang menyarankan bahwa saat bermain FF, bersembunyi adalah strategi yang cocok. Namun, hal itu tidak berarti keberadaan kamu tidak diketahui. Maka dari itu, alangkah baiknya kamu terus bergerak mencari daerah yang strategi untuk kill musuh.

Sabar

Kecenderungan bagi para pemula main FF tidak sabaran untuk kill musuh. Hal itu bisa meningkatkan risiko kematian lebih cepat. Pasalnya, kamu belum memiliki kontrol penguasaan senjata yang apik.

Hindari ruangan terbuka

Seperti yang dibahas di atas, bahwa permain FF lebih baik bersembunyi dan terus bergerak. Nah, jadi lebih baik hindari ruangan terbuka agar tidak di kill oleh musuh. Carilah tempat untuk bersembunyi dan kill musuh dengan cekatan. Jadi, kamu bisa Boyaah Deh!

Gunakan perangkat terbaik

Selain tips di atas, kamu juga memerlukan ‘senjata’ atau perangkat yang bakal memberikan pengalaman terbaik saat main game, seperti Samsung Galaxy Note20. Dengan memiliki RAM 8GB LPDDR5 yang sudah sangat baik dalam mendukung performa untuk bermain FF.

LPDDR5 yang tertanam pada Galaxy Note20 secara umum memiliki kecepatan 6,400 Mb/s, 50 persen lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan LPDDR4X yang berada di 4266 Mb/s. Bicara kecepatan yang lebih cepat pada RAM LPDDR5 bahkan menggunakan daya 30 persen lebih efisien dibandingkan dengan LPDDR4X. Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi terhadap performa yang akan berpengaruh kepada kemampuan sebuah perangkat untuk melakukan multitasking, serta pengimplementasian fitur-fitur pintar pada perangkat.

Perangkat Galaxy Note20 Ultra didukung layar Samsung paling canggih saat ini, yakni Dynamic AMOLED 2X dengan desain melengkung di kedua sisinya.

Kehadiran teknologi layar baru ini begitu memanjakan mata dengan tampilan layar yang cerah, detail, dan begitu jernih. Ukuran layar pun ditingkatkan 0,1 inci menjadi 6,9 inci pada Galaxy Note20 Ultra.

Samsung menghadirkan resolusi maksimal WQHD+ (3.088x1.440 piksel) dengan dukungan refresh rate 120Hz. Namun, refresh rate 120Hz ini hanya bisa dipakai hingga resolusi layar FHD+. Jadi jangan berharap memakai refresh rate 120Hz jika kamu memilih resolusi layar WQHD+.

Bicara tentang refresh rate 120Hz, Samsung menghadirkannya dalam opsi Default Adaptive di bawah menu Motion Smoothness pada pengaturan Display.

Adaptive di sini, Samsung menerapkan refresh rate 120Hz yang secara otomatis akan menyesuaikan kegiatan pengguna saat membuka aplikasi.

Jika main game, Galaxy Note20 Ultra akan menyesuaikan layar ke 120Hz. Namun bila membuka aplikasi yang tak perlu refresh rate tinggi, kamu akan dipilihkan refresh rate 60Hz atau di bawahnya.

Kalau sudah begitu, kamu bisa selalu Booyah lho!

(*)