Rahmat Fadillah Pohan ditetapkan sebagai Direktur Utama Bank Sumut

·Bacaan 2 menit

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sumut, di Medan, Jumat memutuskan untuk menetapkan Rahmat Fadillah Pohan sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut menggantikan Muchammad Budi Utomo yang meninggal 15 April 2021.

"RUPS LB Bank Sumut memutuskan untuk menetapkan Rahmat Fadillah Pohan sebagai dirut untuk masa jabatan 2021-2025 menggantikan Muchammad Budi Utomo yang meninggal," ujar Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah di Medan, Jumat.

Rahmat Fadillah sebelumnya menjabat Direktur Operasional Bank Sumut.

RUPS LB Bank Sumut tersebut juga mengesahkan beberapa agenda rapat lainnya seperti pembayaran laba ditahan tahun buku 2019 dan 2020 serta persetujuan untuk penerbitan saham seri B maksimal 30 persen dan menjadi PT.Bank Sumut Terbuka (Tbk).

Wakil Gubernur Sumut, menjelaskan, terpilihnya Rahmat Fadillah Pohan sebagai dirut merupakan hasil keputusan pemegang saham setelah sebelumnya melalui RUPS LB pada 7 Mei 2021 telah diusulkan dua calon yaitu Rahmat Fadillah Pohan dan Komisaris Independen Brata Kesuma untuk mengikuti proses uji kepatutan dan kelayakan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Diharapkan dengan terpilihnya Dirut Bank Sumut yang baru, kinerja Bank Sumut akan semakin meningkat," katanya.

Rahmat Fadillah Pohan diharapkan bisa meningkatkan kinerja Bank Sumut.

Ada pun pengganti Rahmat Fadillah Pohan sebagai Direktur Operasional Bank Sumut , menurut Wagub Sumut, akan dijaring secara terbuka untuk kalangan eksternal mau pun internal.

Musa Rajeksah mengakui, berdasarkan ketentuan OJK, jabatan direktur operasional akan diganti menjadi direktur keuangan dan teknologi informasi.

Dirut Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan. menyebutkan, fokus utama kerjanya adalah meningkatkan digitalisasi untuk memberikan nilai tambah bagi Bank Sumut sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Apalagi, ujar dia, pemegang saham sudah menyetujui penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) Bank Sumut.

Rahmat menjelaskan, perseroan menargetkan sebanyak 5 miliar lembar saham dengan total nilai sebesar Rp1 triliun dari IPO Bank Sumut.

Dana IPO tersebut akan dipergunakan untuk peningkatan permodalan, infrastruktur dan informasi dan teknologi PT Bank Sumut.

Baca juga: Kejati segera melimpahkan perkara korupsi Bank Sumut Cabang Galang
Baca juga: Kejati Sumut sita aset tersangka korupsi Bank Sumut Cabang Galang
Baca juga: Dirut Bank Sumut Muchammad Budi Utomo meninggal dunia di Medan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel