Raih 1 Poin, Pelatih Persela Syukuri Hasil Imbang kontra PSS di Piala Menpora

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Persela Lamongan mengawali kiprah di Grup C Piala Menpora 2021 dengan meraih satu poin. Mereka bermain imbang 0-0 kontra PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu sore (28/3/2021).

Tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu sebenarnya tampil cukup apik dalam pertandingan ini. Pertahanan mereka sangat kokoh dan sulit ditembus lawan. Beberapa ancaman serangan juga dilepaskan ke pertahanan Elang Jawa.

Meski gagal menang, pelatih Persela, Didik Ludianto, tetap mensyukuri hasil yang didapat oleh anak asuhnya ini.

“Saya sangat bersyukur, ini mungkin hasil yang maksimal. Meski laga perdana, ini rasanya berat. Secara teknis, kami tidak kalah. Banyak tim yang tidak diunggulkan ternyata bisa. Intinya bagaimana saya meminta pemain disiplin dan fokus untuk pertandingan,” kata Didik dalam jumpa pers pasca laga.

Persela sempat mendapatkan peluang emas di menit ke-13 setelah tendangan sudut yang dilepas oleh Riyatno Abiyoso. Striker Janneth Kamare menyambutnya dengan sundulan keras yang mengarah ke gawang. Namun, bola berhasil diamankan oleh Ega Rizky.

“Saya akan mengevaluasi pemain kami. Secara organisasi permainan sudah bagus, kami bisa mengantisipasi serangan lawan. Saya menilai pemain kami bisa mengimbangi pemain bintang Sleman,” imbuh pelatih asli Lamongan itu.

Persela Lamongan sempat terancam kebobolan memasuki menit ke-61. PSS Sleman berkesempatan untuk unggul setelah striker asal Argentina, Nicolas Velez melepas tembakan yang mengenai kaki bek kanan Birrul Walidain.

Evaluasi

Didik Ludiyanto saat mengawal Persela Lamongan melawan PSS di Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)
Didik Ludiyanto saat mengawal Persela Lamongan melawan PSS di Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Dari tayangan ulang, bola itu sempat diselamatkan oleh Dwi Kuswanto meski kemudian lepas dan masuk ke gawang. Wasit Ginanjar Rahman Latief menganggap ini tidak sebagai gol, sehingga skor 0-0 masih bertahan.

Eky Taufik dkk. juga diuntungkan dengan unggul jumlah pemain sejak sejak menit ke-89. Bek PSS Sleman, Fabiano Beltrame, mendapat kartu merah langsung setelah melakukan tekel berbahaya ke arah Frisca Womsiwor.

Namun, di waktu yang tersisa tak banyak yang bisa diperbuat. Persela Lamongan kemudian mendapat hukuman penalti setelah Birrul Walidain melakukan handsball di kotak terlarang di injury time babak kedua. Beruntung, bola eksekusi Aaron Evans mampu diamankan Dwi Kuswanto.

“Tadi ada beberapa momen yang membuat kami menciptakan peluang. Lalu, Fabiano terkena kartu merah itu jadi peluang kami. Tapi, kami juga sempat mendapat penalti meski berhasil diamankan. Yang penting dapat poin dulu. Kami masih punya tiga pertandingan lagi. Sekarang kami fokus pertandingan berikutnya,” tutur Didik.

Berikutnya, Persela bakal berjumpa dengan Madura United dalam lanjutan Grup C di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (1/4/2021).

Saksikan video pilihan berikut ini: