Raih Emas Olimpiade, Greysia/Apriyani Patahkan Kutukan 29 Tahun

·Bacaan 1 menit

VIVA – Indonesia menyabet medali emas di ajang Olimpiade 2020 melalui cabang olahraga bulutangkis pada Senin 2 Agustus 2021. Emas itu lahir dari perjuangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Hal tersebut menjadikannya sebagai ganda putri pertama yang sukses mematahkan kutukan 29 tahun.

Greysia/Apriyani menaklukkan ganda putri China, Chen Qingchen/Jia Yifan dalam laga final di Musashino Forest Sport Plaza. Greysia/Apriyani menang dua gim langsung 21-19 dan 21-15.

Selain menjaga tradisi bulutangkis untuk Indonesia, medali emas ini juga menjadi yang pertama bagi Indonesia. Mereka juga mencatat sejarah sebagai ganda putri pertama Indonesia yang menyabet emas.

Diketahui sejak cabor bulutangkis di Olimpiade dipertandingkan perdana tahun 1992, Indonesia tidak pernah sekalipun mendapat medali emas di nomor ganda putri.

Pencapaian terbaik hanya mencapai babak perempatfinal yaitu ada 2 pasangan yang pertama Finarsih/Lili Tampi. Empat tahun setelahnya ada Eliza/Resiana.

Sudah 29 tahun berlalu, mencapai babak semifinal Olimpiade 2020 saja sudah mencetak sejarah bagi Greysia/Apriyani tapi kini mereka bisa meraih medali emas. Terimakasih Greysia/Apriyani.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel