Raih Lifetime Achievement Anugerah Lembaga Sensor Film 2021 di Indosiar, Christine Hakim Ajak Semua Pihak Berpartisipasi dalam Pembangunan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Malam puncak Anugerah Lembaga Sensor Film 2021 telah digelar pada Rabu (17/11/2021) malam. Untuk pertama kalinya, ajang ini menghadirkan penghargaan Lifetime Achievement. Aktris senior Christine Hakim menjadi sosok pertama yang meraih anugerah tersebut.

Kategori ini diumumkan pada penghujung acara yang disiarkan langsung oleh Indosiar. Namun aktris kelahiran 25 Desember 1956 tetap terlihat antusias menerima penghargaan tersebut.

Tak sekadar mengucap terima kasih, bintang film Perempuan Tanah Jahanam juga menyampaikan harapannya terkait industri hiburan Indonesia. Berikut pernyataan Christine Hakim saat menerima Lifetime Achievement dari Anugerah Lembaga Sensor Film 2021 dirangkum Showbiz Liputan6.com, Jumat (19/11/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Mengenang

Christine Hakim raih Lifetime Achievement dalam Anugerah Lembaga Sensor Film 2021 (Foto: Instagram/prillylatuconsina96)
Christine Hakim raih Lifetime Achievement dalam Anugerah Lembaga Sensor Film 2021 (Foto: Instagram/prillylatuconsina96)

Aktris Terbaik Asia Pacific Film Festival 1998 ini sempat mengenang masa lalu. Ia juga berinteraksi dengan Desy Ratnasari dan Prilly Latuconsina yang hadir di panggung mendampingi ketua LSF Rommy Fibri Hardiyanto membacakan nominasi.

“Perjalanan waktu ternyata cukup panjang. Rasanya saya baru kemarin main sama Teh Desy, jadi anak saya di sinetron Bukan Perempuan Biasa. Ternyata itu 25 tahun yang lalu,” tuturnya. Selain itu, Christine juga mengucap selamat pada Prilly yang belum lama meraih Aktris Terfavorit di FFI 2021.

Masa Depan

Christine Hakim raih Lifetime Achievement dalam Anugerah Lembaga Sensor Film 2021 (Foto: Tangkapan Layar Vidio)
Christine Hakim raih Lifetime Achievement dalam Anugerah Lembaga Sensor Film 2021 (Foto: Tangkapan Layar Vidio)

Selain mengucap syukur dan terima kasih, bintang film Daun di Atas Bantal mengingatkan agar seluruh pihak termasuk sineas dan media untuk bekerja sama. “Kita semua tidak hanya dituntut menghasilkan karya yang perlu dipertanggung jawabkan kepada masyarakat luas. Secara langsung atau tidak langsung, sadar atau tidak disadari, kita harus berpartisipasi dalam pembangunan agar bangsa ini lebih baik di masa depan,” tegasnya.

Peluang

Christine Hakim
Christine Hakim

Pendukung film Pendekar Tongkat Emas berharap semua pihak lebih bijak menghadapi tantangan. “Mudah-mudahan, bersama-sama kita bisa terus belajar untuk lebih dewasa, dan bijak menghadapi tantangan dan persaingan ke depan,” ujar aktris yang mengaku baru pulang dari Kanada ini.

“Saya baru kembali bekerja sama dengan pihak luar. Peluang kita besar. Apalagi di bawah kepemimpinan pak Jokowi, Indonesia mendapat spotlight yang luar biasa. Dan momen ini harus kita manfaatkan. Bersama kita akan lebih kuat,” ungkapnya.

Bercanda

Christine Hakim main film pendek tentang batik. (Deki Prayoga/Fimela.com)
Christine Hakim main film pendek tentang batik. (Deki Prayoga/Fimela.com)

Usai memberikan speech yang penuh makna, Christine sempat bercanda dengan salah satu pembawa acara Anugerah Lembaga Sensor Film 2021, Gilang Dirga. “Gilang kamu juga luar biasa. Mbak Siwi (Harsiwi Achmad, Direktur Program SCM), ini nggak ada peran untuk Gilang?” tanya aktris yang pernah adu akting dengan Julia Roberts di Eat, Pray, Love.

Irfan Hakim lantas mendekati Christine. “Saya Irfan Hakim, anakmu,” katanya. Christine lalu merespons, “kamu jadi kura-kura.” Hal ini membuat tamu undangan tertawa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel