Raikkonen Bosan dengan Kejutan dari Trek Baru

Xaveria Yunita
·Bacaan 2 menit

Pandemi Covid-19 telah mengubah rancangan jadwal dan lokasi penyelenggaraan Formula 1 2020. Formula 1 menggunakan beberapa sirkuit baru atau sirkuit lama yang sempat vakum, di antaranya Mugello, Portimao, Nurburgring serta Istanbul Park.

Sirkuit Sakhir akan jadi tuan rumah dua balapan F1 pada 29 November dan 6 Desember 2020. Pada Bahrain I, mereka menggunakan trek yang sering dipakai untuk grand prix. Sedangkan Bahrain II, berlangsung di bagian terluar sirkuit.

Raikkonen berharap proses adaptasi berjalan lancar. Kekacauan yang terjadi saat GP Turki membuat mayoritas pembalap kesal.

“Kami akan memiliki sedikit dari semuanya dalam dua pekan mendatang. Kami membalap di sebuah sirkuit yang sudah kami kenal dengan baik, Bahrain, dan kemudian tata letak baru yang kami belum pernah gunakan sebelumnya,” ujar pembalap Alfa Romeo Racing Orlen itu di situs resmi Sauber.

“Balapan di trek baru adalah sesuatu yang sudah kami lakukan beberapa kali musim ini, sehingga saya berharap semua tim telah mencoba dan menguji pendekatan terhadap tantangan ini dan karena itu, saya tidak berpikir kami akan menghadapi kejutan-kejutan besar.

“Meski begitu, sangat menarik melihat bagaimana balapan tersaji dengan adil di layout tak biasa. Pada akhirnya, kami akan beradaptasi dengan sangat cepat terhadap situasi apapun dan mencoba mendapat hasil maksimal dalam balapan akhir pekan.”

Baca Juga:

Raikkonen Klaim GP Turki Menyebalkan Raikkonen Percaya Ferrari Bangkit Musim Depan

Raikkonen baru mendapat nilai empat musim ini sehingga harus puas duduk di peringkat ke-16. Tentu saja ia ingin meraup lebih banyak poin dari tiga balapan sisa musim 2020.

“Saya senang dengan tiga balapan terakhir dan saya kira kami punya peluang tampil bagus. Saya punya pengalaman balapan bagus di Bahrain tahun lalu, hanya kehilangan poin pada balapan kedua kembali ke olahraga ini, dan biasanya saya nyaman dengan sirkuit tersebut,” ujarnya.

“Tata letak yang akan digunakan pada pekan kedua menghadirkan tanda tanya besar. Itu sangat cepat dengan lap sangat pendek, di mana menemukan ruang saat kualifikasi sangat menantang.

“Sungguh menarik melihat bagaimana perubahan grip dari trek yang kami gunakan di pekan pertama ke lintasan kedua pekan kedua. Ada banyak yang harus dipelajari tapi akan sangat menarik.”