Raikkonen Klaim GP Turki Menyebalkan

Xaveria Yunita
·Bacaan 1 menit

Perubahan cuaca ditambah lintasan licin di Istanbul Park membuat mayoritas driver Formula 1 kesulitan. Raikkonen yang start di posisi kedelapan akhirnya pulang dengan tangan hampa. Ia mengakhiri lomba di urutan ke-15.

Tentu saja pria Finlandia itu sangat kecewa. Apalagi musim ini, ia baru mendulang empat poin sehingga duduk di peringkat ke-16 klasemen sementara.

“Balapan itu tidak menyenangkan. Kami bisa saja lebih cepat kalau balapan dilangsungkan dalam kondisi basah sepenuhnya. Perubahan kondisi seperti itu tidak bagus untuk kami,” katanya.

Pilihan ban yang salah di tengah pergantian cuaca mesti dibayar mahal. Raikkonen tak mengalami kendala ketika menggunakan ban basah.

Baca Juga:

Rosberg Akui Hamilton Seorang Pembalap Menakutkan Gasly Dibuat Malu oleh AlphaTauri

Saat hujan berlalu dan trek mengering, di situ awal bencana bagi pembalap 41 tahun tersebut. Ia tak mampu meningkatkan kecepatan ketika menggunakan ban intermediate.

“Jika Anda bisa melakukannya, maka itu bagus untuk 10 lap, namun ternyata terjadi penurunan, sulit untuk menyesuaikan dengan ritme,” katanya.

Pembalap Alfa Romeo lainnya, Antonio Giovinazzi, gagal finis karena problem transmisi. Kendati kinerja mereka mengecewakan, tim tersebut sedikit lega karena target peringkat kedelapan konstruktor terpelihara.

Pasalnya, Haas-Ferrari dan Williams-Mercedes yang ada di belakangnya pun tak menuai satu poin pun di Turki.

Tim Swiss tersebut berharap bisa menambah saldo poin dari sekarang 8 dalam tiga balapan sisa musim 2020.