Raikkonen: Reli Dakar Sudah Tidak Menarik

I Gede Ardy Estrada
·Bacaan 1 menit

Dengan usia yang telah menginjak 41 tahun, hanya tinggal masalah waktu sebelum Raikkonen memutuskan mundur dari F1. Namun tidak berarti kariernya juga harus berhenti.

Seperti diketahui, pembalap asal Finlandia ini punya ketertarikan yang cukup besar dengan dunia reli. Iceman bahkan sempat menjajalnya langsung pada 2009 silam.

Kala itu, Raikkonen debut di Reli Finlandia. Setelahnya, ia memperkuat Citroen Junior Team pada World Rally Championship (WRC) 2010 dengan navigator Kaj Lindstrom.

Pembalap Alfa Romeo Racing Orlen tersebut juga sempat turun dalam ajang NASCAR pada 2011 sebelum comeback ke F1 bersama tim Lotus musim 2012.

Pembalap Alfa Romeo, Kimi Raikkonen, mengaku kecewa dengan perubahan konsep Reli Dakar.

Pembalap Alfa Romeo, Kimi Raikkonen, mengaku kecewa dengan perubahan konsep Reli Dakar.<span class="copyright">Mark Sutton / Motorsport Images</span>
Pembalap Alfa Romeo, Kimi Raikkonen, mengaku kecewa dengan perubahan konsep Reli Dakar.Mark Sutton / Motorsport Images

Mark Sutton / Motorsport Images

Jika sudah tidak lagi mempertimbangkan Reli Dakar sebagai opsi, rencana Raikkonen terkait masa depannya masih jadi tanda tanya. Iceman pun mengaku belum tahu.

"Mari lihat apa yang akan terjadi di masa depan. Mungkin reli, mungkin tidak. Mungkin saya tidak akan melakukan apa-apa dan membimbing putra saya," tutur Raikkonen.

"Beberapa tahun lalu saya sempat mencoba prototipe Le Mans di Peugeot, namun tak cocok," juara dunia F1 2007 bersama Ferrari itu menambahkan.

Seperti Valentino Rossi dalam MotoGP, Raikkonen merupakan sosok veteran di F1. Kontrak Iceman dengan Alfa Romeo akan berakhir setelah F1 2021.