Raja Charles III Dilempari Telur

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria ditahan karena melempar telur ke arah Raja Charles III dan istrinya, Permaisuri Camilla saat keduanya sedang mengunjungi Kota York, Inggris, kemarin. Untungnya telur-telur yang dilempari itu tidak mengenai Charles dan istrinya.

Ketika Charles dan istrinya sedang disambut di jalan raya oleh pemimpin-pemimpin kota, seorang pria tak dikenal segera melempari telur dari balik pagar pembatas.

Saat melempari telur, pria itu terdengar meneriakkan "negara ini dibentuk atas darah para budak" dan "(Charles) bukan raja saya". Karena aksi onarnya dan mengancam keamanan raja serta istrinya, pria itu segera ditahan empat polisi yang berjaga. Demikian dikutip dari The Guardian, Kamis (10/11).

Beberapa telur yang dilempar ke arah raja dan istrinya berhasil ditangkis oleh Sherif Kota York, Suzie Mercer.

Beberapa orang yang tidak mendukung sikap pria itu segera berteriak "Tuhan selamatkan raja" dan "malu-malu" kepada pelempar telur.

Meski baru dilempari telur, namun Raja Charles tampak tidak terpengaruh oleh insiden itu. Dia dan istrinya pun tetap menyapa orang-orang di sekitarnya.

Upacara-upacara tradisional yang dilakukan pemimpin Kota York menyambut raja pun tetap dilakukan Charles.

Sebelumnya Charles dan istrinya ke Kota York datang ke Kota York untuk melakukan tugas kerajaan, salah satunya meresmikan patung Ratu Elizabeth II yang pertama didirikan semenjak kematiannya.

Dalam acara peresmian itu, Charles mengatakan “Almarhum Ratu selalu waspada demi kesejahteraan rakyatnya selama hidupnya. Sekarang citranya akan mengawasi apa yang akan menjadi Queen Elizabeth Square selama berabad-abad yang akan datang.”

Patung setinggi dua meter dengan berat 1.1 ton dan terbuat dari batu kapur lepine Prancis itu dirancang untuk merayakan ulang tahun platinum ratu pada Agustus lalu, tepatnya satu bulan sebelum kematiannya.

Berikut video detik-detik ketika Raja Charles dilempari telur:

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]