Raja Charles III Resmi Dikukuhkan, 'God Save The King' Menggema di St James Palace

Merdeka.com - Merdeka.com - Raja Charles III resmi naik takhta menggantikan Ratu Elizabeth II yang baru saja meninggal dunia pada Kamis (8/9) kemarin. Prosesi penobatan Pangeran Charles Philip Arthur George sebagai Raja Charles III digelar di St James Palace, Sabtu (10/9) pukul 10.00 waktu Inggris.

Dikutip dari BBC, pengukuhan Raja Charles III disiarkan televisi nasional Inggris. Momen ini merupakan kali pertama, dimana prosesi penobatan disiarkan langsung sehingga bisa disaksikan oleh warga Inggris.

Penobatan dilakukan setelah proklamasi dibacakan, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan proklamasi oleh Pangeran William dengan disaksikan Perdana Menteri Liz Tuss dan Uskup Agung Justin Welby.

Proses proklamasi dipimpin oleh Lord President Penny Mordaunt. Begitu raja diproklamirkan, disusul dengan penghormatan senjata di Hyde Park dan Menara London.

Perdana Pidato Raja Charles III

Dewan Aksesi, sebuah badan yang terdiri dari politisi senior, hakim dan pejabat, memproklamirkannya sebagai raja di Apartemen Negara.

Ini adalah pertama kalinya upacara bersejarah itu disiarkan di televisi.

Raja sendiri tidak hadir sejak awal, tetapi dia menghadiri bagian kedua dari upacara untuk mengadakan pertemuan Dewan Penasihat pertamanya.

Panitera Dewan Penasihat Richard Tilbrook menyatakan Charles "Raja, kepala Persemakmuran, pembela iman", sebelum menyatakan "God Save the King".

Ruangan yang penuh sesak, termasuk Permaisuri, Pangeran Wales dan Perdana Menteri Liz Truss, mengulangi kalimat itu.

Membuat pernyataannya sendiri, Raja berkata: "Tuan-tuan dan nyonya-nyonya, adalah tugas saya yang paling menyedihkan untuk mengumumkan kepada Anda kematian ibunda tercinta saya, sang Ratu.

"Saya tahu seberapa dalam Anda, seluruh bangsa, dan saya pikir saya dapat mengatakan kepada seluruh dunia, bersimpati dengan saya atas kehilangan yang tidak dapat diperbaiki yang telah kita semua derita.

"Merupakan penghiburan terbesar bagi saya untuk mengetahui simpati yang diungkapkan oleh begitu banyak orang kepada saudara perempuan dan laki-laki saya.

"Dan bahwa kasih sayang dan dukungan yang luar biasa seperti itu harus diberikan kepada seluruh keluarga kami dalam kehilangan kami."

Pengambilan Sumpah

Kemudian, prosesi dilanjutkan dengan pengambilan sumpah terkait keamanan Gereja Skotlandia. Raja Charless menandatangani sumpah yang baru saja ia bacakan di depan Dewan Penasihat.

Saksi pun menambahkan tanda tangan mereka ke dokumen. Diikuti dengan Pangeran William yang merupakan Pangeran Wales yang baru dan Camilla sebagai Permaisuri Ratu.

Seusia deklarasi di depan Dewan Penasihat, Raja yang baru akan diumumkan di depan umum di balkon yang menghadap ke Friars Court. [rhm]