Raja Charles Perlihatkan Patung Pertama Mendiang Ratu Elizabeth II

Merdeka.com - Merdeka.com - Raja Charles III kemarin menunjukkan patung pertama mendiang ibunya, Ratu Elizabeth II sejak kematiannya dua bulan lalu.

Patung yang dibuat untuk mengenang kehidupan pelayanan serta dedikasi mendiang Ratu itu didirikan di depan York Minster, katedral gothik terbesar di Inggris.

"Ketika patung ini pertama kali direncanakan lima tahun lalu, selama masa pemerintahan dengan durasi dan pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya, itu dimaksudkan sebagai perayaan Peringatan Hari Jadi Platinum Ratu," kata Raja Charles,dikutip dari CNN, Jumat (11/11).

Ratu Elizabeth II meninggal pada 8 September lalu di usia ke 96. Dia meninggal tidak lama setelah merayakan tujuh dekade bertakhta.

Dalam pidato itu, Charles juga menceritakan selama Ratu hidup, dia selalu menjaga kesejahteraan rakyatnya. Patung itu pun menyimbolkan penjagaan ratu kepada rakyatnya selama berabad-abad ke depan.

Acara itu dianggap Uskup Agung York, Stephen Cottrell sebagai momen mengharukan untuk menghormati umur panjang dan pelayanan Ratu Elizabeth kepada rakyatnya, bangsanya, dan Negara Persemakmuran.

Patung yang terbuat dari batu kapur, berbobot seberat 1.814 kilogram, dan memiliki tinggi 1.9 meter itu dibentuk oleh perancang dan pengukir batu York Minster, Richard Bossons.

Patung itu menunjukkan Ratu Elizabeth II yang mengenakan jubah Garter, dimahkotai Mahkota Kenegaraan, dan memegang bola dan tongkat kerajaan yang menyimbolkan perannya sebagai kepala gereja dan kerajaan Inggris.

"Dia akan berdiri dengan bangga dan tegas di tempatnya, menyambut para jemaat gereja dan pengunjung," jelas Bossons.

Sebelumnya kedatangan Raja Charles beserta istrinya, Permaisuri Camilla di Kota York disambut oleh lemparan telur dari pria tak dikenal. Pria berusia 23 tahun yang melempar telur itu segera dibawa ke tahanan oleh kepolisian North Yorkshire.

Pihak polisi menyatakan setelah pria itu ditahan dan diperiksa, dia dibebaskan dari tahanan melalui tebusan uang.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan

[pan]