Ramadhan, Buat Irwansyah dan Medina Zein Berdamai

Ichsan Suhendra
·Bacaan 2 menit

VIVAIrwansyah dan Medina Zein sepakat untuk mengakhiri permasalahan yang terjadi alias damai. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Irwansyah dan Medina Zein berselisih dalam kasus kuliner PT Bandung Berkah Bersama.

Karena permasalahan tersebut, Irwansyah maupun Medina sudah saling melapor ke pihak kepolisian. Namun setelah sekian lama masalah itu bergulir, akhirnya Medina dan Irwansyah sepakat untuk mengambil jalur tengah.

Proses perdamaian itu dilakukan pada 23 April 2021. Setelah berdamai, pihak Irwansyah mencabut laporan polisi di Polres Metro Jakarta Selatan.

Kepada awak media, Kuasa Hukum sekaligus suami dari Medina Zein yakni Lukman Azhari, mengungkapkan informasi mengenai perdamaian tersebut. Lukman mengatakan, pihaknya tidak mau lagi menempuh jalur hukum.

"Intinya dari pihak Medina, dari pihak kami semuanya, dari pihak sana, kami juga sudah memilih jalur perdamaian. Kami tidak mau memilih lagi menempuh jalur hukum masing-masing, buat kami itu hanya buang-buang waktu saja," kata Lukman Azhari di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa, 27 April 2021.

Momen perdamaian antara Irwansyah dan Medina Zein terjadi di bulan Ramadhan. Di bulan suci ini, kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan bersilaturahmi. Permasalahan di masa lalu dijadikan bahan untuk introspeksi diri.

"Jadi kami lebih baik memilih perdamaian apalagi kami di sini para pihak melihat adanya momentum yang baik yaitu momentum bulan suci Ramadhan. Bulan yang penuh rahmat ampunan dan penuh kebaikan-kebaikan. Maka kami para pihak di sini mengambil momentum tersebut dengan bersilaturahim yang kedua dengan saling bermaaf-maafan, yang ketiga melakukan perdamaian," kata Lukman.

Masalah tersebut bermula saat Irwansyah dilaporkan Medina Zein dengan dugaan penggelapan uang. Lalu Irwansyah sempat melapor balik dengan dugaan pencemaran nama baik. Kini, masing-masing pihak berjanji, masalah ini akan mereka gunakan untuk instropeksi diri.

"Adapun yang telah lalu itu maka itu akan kami jadikan para pihak muhasabah diri, menjadi bahan introspeksi diri, evaluasi diri, pengalaman hidup agar ke depan kita semuanya menjadi pribadi yang lebih baik lagi," ujar Lukman.