Ramadhan Virtual Jadi Solusi Bagi Umat Muslim di Inggris selama Masa Pandemi COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Badan amal kesehatan mental bekerja sama dengan platform pendidikan Islam untuk memberikan serangkaian lokakarya pendidikan dan spiritual sepanjang Ramadhan yang akan memberikan bantuan kepada umat Islam dari tekanan kesehatan mental karena menghabiskan bulan suci kedua berturut-turut di bawah pembatasan ketat virus corona COVID-19.

Badan amal kesehatan mental Supporting Humanity telah bermitra dengan platform pendidikan Islam, Teach Me Islam untuk menyampaikan sesi online.

Melansir Arab News, Sabtu (24/4/2021), organisasi tersebut akan memberikan ceramah Islami, cerita anak-anak, kue interaktif untuk buka puasa, bersama dengan sesi kesehatan dan kebugaran secara gratis, tiga kali seminggu sepanjang bulan.

Selama Ramadhan, umat Islam berpuasa di siang hari dan biasanya berkumpul setelah matahari terbenam untuk berbagi makanan dan ibadah dengan teman, keluarga, dan komunitas yang lebih luas.

Ramadhan di Masa Pandemi COVID-19

ilustrasi muslim salat/freepik
ilustrasi muslim salat/freepik

Ramadhan ini adalah yang kedua berturut-turut yang dihabiskan 3,3 juta Muslim di Inggris untuk mematuhi pembatasan ketat pada pertemuan sosial karena pandemi COVID-19.

Sementara pembatasan tahun lalu mengalami larangan total pada interaksi sosial ketika virus melanda di seluruh negeri, tahun ini pembatasan menjadi lebih longgar untuk jamaah.

Meskipun jumlah interaksi sosial masih jauh dari apa yang biasanya diharapkan umat Islam dari bulan paling suci dalam kalender Islam.

Nabeela Raza, CEO Teach Me Islam, mengatakan kepada Arab News bahwa platformnya belajar dari penutupan Ramadhan pertama betapa pentingnya bagi orang-orang untuk tetap terlibat secara sosial dan terhubung selama bulan suci, bahkan jika itu harus dilakukan secara online.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: