Ramai Diboikot, Ini Deretan Produk Prancis di Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prancis Emmanuel Macron menuai banyak kecaman dari negara Islam dunia terkait pernyataannya baru-baru ini. Macron dianggap telah menghina Islam sebagai agama yang mengalami krisis di seluruh dunia.

Selain itu, dukungannya terhadap Majalah Satire yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad, menimbulkan kampanye boikot produk dari Prancis. Macron berargumen bahwa prinsip negaranya adalah mendukung kebebasan berpendapatan.

Ucapan Macron lantas dikritik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Ia menyebut kesehatan mental Macron perlu diperiksa serta mengajak boikot produk-produk Prancis. Sejumlah asosiasi perdagangan di negara Timur Tengah turut menyerukan hal serupa. Diantaranya yakni; Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Aljazair, Sudan, Palestina, dan Maroko.

Untuk Indonesia, ada beberapa produk buatan Prancis yang beredar di pasaran. Berikut daftar produk dan perusahaan asal Prancis yang ada di Indonesia:

1.Accor (hotel)

2. Babybel (makanan minuman)

3. BiC (alat tulis)

4. BNP Paribas (perusahaan manajer investasi)

5. Chanel (kecantikan dan fesyen)

6. Citroen (otomotif)

7. Danone (makanan minuman)

8. Doux (makanan minuman)

9. Evian (makanan minuman)

10. Garnier (kecantikan)

11. Givenchy (kecantikan dan fesyen)

12. Lacoste (fesyen)

13. Lancome (kecantikan)

14. Loreal (kecantikan)

15. Louis Vuitton (fesyen)

16. LU (makanan minuman)

17. Michelin (otomotif)

18. Moulinex (perkakas)

19. Nina Ricci (kecantikan)

20. Peugeot (otomotif)

21. Renault (otomotif)

22. Societe generale (perusahaan finansial)

23. Tefal (perkakas)

24. TOTAL (migas)

25. Yves Saint Laurent (kecantikan dan fesyen)

Netizen Arab Desak Boikot Produk Prancis Akibat Kartun Nabi Muhammad SAW

Seorang demonstran memegang bendera Prancis dengan slogan
Seorang demonstran memegang bendera Prancis dengan slogan

Polemik kartun Nabi Muhammad kembali mencuat di Prancis. Perdebatan muncul setelah guru sejarah bernama Samuel Paty dibunuh teroris di tengah jalan karena membahas kartun tersebut di dalam kelas.

Pemerintah Prancis mengecam kasus itu dan mendukung prinsip kebebasan berpendapat. Netizen dari negara-negara Arab lantas mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron di Twitter serta menuntut boikot produk Prancis.

Menurut laporan France24, Senin (26/10/2020), boikot mulai terjadi di negara-negara Arab, seperti di Kuwait. Salah satu produk yang disasar adalah produk kecantikan buatan Prancis.

Netizen di Arab Saudi juga menggunakan tagar boikot terhadap produk-produk Prancis, termasuk Carefour.

Organisation of Islamic Cooperation mengaku tidak setuju dengan pembunuhan yang terjadi, tetapi menuduh Prancis membolehkan penistaan agama lewat kebebasan berpendapat.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: