Ramai Pelayat, Pemakaman Glenn Fredly Diwarnai Teriakan 'Jaga Jarak'

Adinda Permatasari, Toto Pribadi

VIVA – Setelah menjalani upacara pelepasan di Gereja Sumber Kasih, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, jenazah Glenn Fredly kemudian langsung diberangkatkan ke TPU Tanah Kusir. Jenazah Glenn dibawa menggunakan peti berwarna putih yang ditutup dengan kain berwarna senada.

Terdengar lantunan nyanyian yang mengiringi keberangkatan jenazah Glenn dari gereja. Para pelayat yang terdiri dari para penggemar dan pendukung Glenn juga tampak berdiri di sisi jalan ketika peti jenazah Glenn dibawa.

Meski imbauan keras untuk menjaga jarak di tengah wabah virus corona, namun hal itu tidak menyurutkan ratusan pelayat untuk hadir di pemakaman Glenn Fredly. Kekhawatiran mereka akan virus itu seolah sirna demi mengantar musisi tercinta mereka ke peristirahatan terakhir.

Saat jenazah akan dimakamkan, antusias pelayat juga tak surut. Mereka tampak memadati area makam yang ditutup dengan tenda putih. Semua seperti ingin melihat bagaimana jenazah Glenn diturunkan ke liang lahat.

Karena semakin banyaknya pelayat yang terus mendekat, seruan dan teriakan untuk menjaga jarak tak berhenti terdengar. Dari pantauan VIVA di lapangan, terdengar pihak kepolisian yang turut mengawal proses pemakaman terus berteriak agar pelayat menjaga jarak.

"Di dalam tenda hanya keluarga. Tolong dihormati," teriak salah seorang kerabat.

Teriakan untuk menjaga jarak terus terdengar. Awak media yang datang untuk meliput langsung pun hanya bisa mengambil gambar dari jarak sekitar 10 meter.