Ramai Poster JK-AHY 2024, Demokrat: Kubu KLB Kerjanya Tebar Fitnah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Partai Demokrat angkat bicara mengenai poster bergambar JK-AHY sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang ramai di media sosial.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyebut poster itu adalah fitnah yang dilakukan kubu KLB Moeldoko.

"Para pelaku GPK-PD ini memang kerjanya menebar fitnah dan kabar bohong," kata Herzaky dalam keterangannya, Jumat (19/3/2021).

Herzaky menyebut yang berambisi menjadi capres justru kubu Moeldoko.

"Yang kebelet dan berambisi ingin jadi capres 2024 dengan cara menjadi Ketua Umum Parpol secara paksa itu siapa? Jelas-jelas para mantan kader kami bekerja sama dengan oknum kekuasaan yang melakukannya. Siapa yang berambisi, siapa yang dituduh," tegasnya.

Saat ini, kata Herzaky, Demokrat fokus pada penanganan pandemi dan belum memikirkan kontestasi 2024.

"Partai Demokrat fokus pada kerja nyata membantu rakyat yang sedang susah akibat pandemi Covid-19 dan bencana di berbagai pelosok Indonesia. Kami pun saat ini sedang berjuang keras bersama penggiat demokrasi dan HAM maupun masyarakat secara umum, untuk menjaga agar demokrasi di Indonesia tetap kondusif," katanya.

Selain itu, Demokrat juga fokus menjaga kondisi demokrasi Indonesia agar indeks demokrasi mengalami kenaikan.

"Karena saat ini, demokrasi Indonesia sedang berada di titik terendahnya sejak reformasi. Apalagi dengan abuse of power yang dilakukan oleh oknum kekuasaan," ujarnya.

"Jadi, silakan yang lain menebar kabar bohong, membuat poster aneh-aneh, kami tetap fokus pada kerja-kerja nyata membantu rakyat," tandasnya.

Poster Puan-Moeldoko

Sebelumnya, Beredar poster yang berisi deklarasi Politikus PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Sumatera Utara Moeldoko sebagai capres-cawapres 2024. Acara deklarasi yang tertulis diselenggarakan Pro Bakti NKRI itu digelar Senin 29 Maret 2021 di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur.

Pada poster terdapat nomor kontak telepon tanpa nama narahubung. Saat merdeka.com mencoba menghubungi, sambungan langsung masuk ke kotak suara.

Secara terpisah, politikus Partai Demokrat kubu Moeldoko, Ilal Ferhad menyatakan, deklarasi tersebut tidak benar.

"Hoaks," kata Ilal sembari mengirimkan poster tersebut bercap hoax melalui pesan singkat, Jumat (19/3/2021).

Saksikan video pilihan di bawah ini: