Ramai-ramai Tes Komponen Baru F1 2021

Giorgio Piola
·Bacaan 1 menit

Renault menjadi tim terakhir yang menguji seperti apa efek perubahan regulasi F1 pada mobil mereka untuk musim depan. Bersama Daniel Ricciardo, tim yang bermarkas di Enstone, Inggris, itu menguji lantai mobil di Bahrain dengan ban baru (untuk F1 2021).

Lantai yang dipakai Renault selama tes di GP Bahrain, akhir pekan lalu, itu menyesuaikan perubahan regulasi buatan Federasi Automobil Internasional (FIA).

Renault memotong diagonal lantai di depan ban belakang sehingga tidak menutup penuh lubang-lubang di samping ujung lantai (foto utama: warna kuning adalah bagian yang dipotong).

Penyesuaian ini diikuti perubahan tinggi lempengan-lempenan vertikal pada diffuser, yang pada 2021 nanti bakal 50 mm lebih pendek (gambar kiri pada desain di bawah).

Lebar sayap-sayap mini (winglets) di bawah-tengah brake duct (saluran pendingin rem) juga akan lebih kecil 40 mm (gambar kanan pada desain di bawah).

Mercedes F1 W11 milik Lewis Hamilton dipasangi peranti mini pada wishbone depan atas saat menguji ban baru di latihan bebas GP Bahrain, akhir pekan lalu.

Mercedes F1 W11 milik Lewis Hamilton dipasangi peranti mini pada wishbone depan atas saat menguji ban baru di latihan bebas GP Bahrain, akhir pekan lalu.<span class="copyright">Motorsport.com</span>
Mercedes F1 W11 milik Lewis Hamilton dipasangi peranti mini pada wishbone depan atas saat menguji ban baru di latihan bebas GP Bahrain, akhir pekan lalu.Motorsport.com

Motorsport.com

Tim sekelas Mercedes bahkan harus meluangkan lebih banyak waktu untuk mengevaluasi ban 2021 dibanding tim-tim lain. Mereka bahkan memilih mengorbankan waktu untuk menyetel mobil demi memahami karakter ban baru untuk musim 2021.

Saat menguji ban versi 2021, Mercedes memasang komponen mini berbahan polystyrene (polimer) pada ujung suspensi wishbone atas ban depan.

Dengan ban depan 2021 yang sedikit lebih lebar, ujung wishbone menjadi lebih dekat dengan dinding ban (sidewall). Polystyrene tidak hanya melindungi namun juga mampu meredam benturan ringan.

Trik ini sudah lama dipakai tim-tim F1 jika mereka ingin mendapatkan keuntungan dari efek aerodinamika saat memakai ban depan yang lebih lebar.