Ramai Soal Tato Mata Satu, Ivan Gunawan Menjawab

·Bacaan 1 menit

VIVA – Beberapa waktu lalu, Ivan Gunawan hadir di Podcast Deddy Corbuzier. Video yang diberi judul 500 JUTA BAWA PULANG SANA??NO CLICK BAIT NO HOAX NO SPONSOR IVAN GUNAWAN - Deddy Corbuzier Podcast telah ditonton lebih dari 4 juta kali.

Dalam video tersebut, Ivan Gunawan ditantang Deddy Corbuzier untuk menurunkan berat badan sebanyak 20 kilogram. Jika Ivan berhasil melakukan itu, Deddy Corbuzier akan memberikannya yang senilai Rp500 juta. Deddy bahkan menampilkan uang tersebut di depan Ivan Gunawan.

Ivan Gunawan pun menerima tantangan tersebut. Baru beberapa hari, Ivan suskses menurunkan beberapa kilogram. Proses ini ia perbaharui dalam media sosialnya. Ivan Gunawan memperlihatkan apa saja yang dilakukan untuk memangkas Namun, warganet bukan hanya fokus dalam hal itu.

Beberapa dari mereka gagal fokus dan membicarakan tentang salah satu tato di tubuh Ivan Gunawan. Ada salah satu akun TikTok yang membuat video tentang itu dan menjadi viral. Kolom komentar video di kanal YouTube Deddy Corbuzier ramai tentang itu.

"Kesini karena viral di tik tok ada tatto simbol illuminati di pinggang nya igun, ternyata bener," tulis warganet.

"logo iluminati ivan. Bisa kali di report," kata warganet.

"Pak Igun anda kn muslim, tolong itu hapus tato mata satunya," komentar warganet.

Seperti diketahui, gambar bermata satu dan segitiga kerap dikaitkan dengan simbol illuminati. Maka, beberapa warganet menuding Ivan Gunawan merupakan bagian dari hal itu.

Ivan Gunawan merespons hal tersebut. Menurutnya, tato itu sudah ada sejak lama. Ia tidak mengerti kenapa hal ini baru ramai sekarang. Di akhir tulisannya Ivan berharap semuanya dalam keadaan sehat.

"Gue mau tato mata kek, kuping kek, idung kek di badan, badan gue. Duh, tato sudah puluhan tahun baru rame deh. Sehat-sehat yah," tulis Ivan Gunawan di Insta Stories-nya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel