Rambut hingga Cermin, 6 Benda Ini Sebaiknya Tak Dicuci Pakai Sabun Cuci Piring

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Anda tidak boleh mencoba menggunakan sabun cuci piring pada apa pun selain pada piring, karena bisa jadi Anda justru merusak benda tersebut.

Misalnya, jika Anda menggosok panci moka --untuk membuat minuman kopi -- dengan sabun cuci piring, maka akan meninggalkan banyak residu yang akan mengubah rasa kopi.

Jadi, pikirkan dua kali sebelum memasukkan sabun cuci piring ke dalam sejumlah barang.

Seperti dikutip dari laman Brightside, Kamis (31/12/2020), berikut 6 benda yang sebaiknya tak dibersihkan dengan sabun cuci piring:

1. Mesin pencuci piring

Dengan 3 cara ini, Anda bisa membersihkan mesin cuci piring dengan mudah (instagram/ lilbusgirl)
Dengan 3 cara ini, Anda bisa membersihkan mesin cuci piring dengan mudah (instagram/ lilbusgirl)

Sabun cuci piring sangat berbusa, dan jika Anda memasukkannya ke dalam mesin pencuci piring, Anda dapat merusak mesin.

Plus, Anda bisa mengalami masalah besar lainnya, yaitu terlalu banyak gelembung yang keluar.

Deterjen khusus untuk mesin pencuci piring memiliki formula yang dirancang khusus yang membilas mesin cuci piring dengan sempurna dan jauh lebih sedikit berbusa.

2. Mesin cuci

Ilustrasi mesin cuci (sumber: Pixabay)
Ilustrasi mesin cuci (sumber: Pixabay)

Seperti halnya mesin pencuci piring, Anda akan mengadakan pesta busa jika memasukkan sabun cuci piring ke dalam mesin cuci.

Itu tidak akan bisa ditangani dan akan meledak dengan busa. Lebih banyak busa tidak berarti pakaian lebih bersih, formulanya tidak cukup kuat untuk membersihkannya.

3. Mobil

Ilustrasi Mobil (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi Mobil (Sumber: Pixabay)

Meski banyak yang mengatakan bahwa cairan pencuci piring merupakan alternatif sabun cuci mobil, sebaiknya Anda tidak menggunakannya sama sekali.

Dan ada beberapa alasan: bahan kimia keras dari sabun cuci piring dapat merusak cat mobil Anda dan juga dapat menghilangkan lilin pelindung yang mungkin ada di dalamnya.

Setelah mengering, cairan tersebut juga dapat meninggalkan residu pada mobil Anda karena sulit untuk dibilas.

4. Rambut

Ilustrasi Sisir Serit Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Sisir Serit Credit: pexels.com/pixabay

Sabun cuci piring terlalu keras untuk rambut dan akan menghilangkan semua minyak esensial di dalamnya.

Dan minyak esensial ini sangat penting untuk rambut indah dan sehat. Zat dari sabun cuci piring akan membuat rambut Anda kering sepenuhnya, sehingga kulit kepala Anda akan terkelupas dan teriritasi.

Plus, bahan lain, sodium lauryl sulfate, dapat memicu kondisi kulit yang disebut dermatitis.

5. Jendela dan cermin

Ilustrasi jendela (dok. Pixabay.com/StockSnap/Putu Elmira)
Ilustrasi jendela (dok. Pixabay.com/StockSnap/Putu Elmira)

Sabun cuci piring pasti akan menghilangkan kotoran dari jendela atau cermin seperti halnya pada kacamata Anda. Tetapi akan sangat sulit untuk menghilangkan goresan yang tertinggal setelah Anda mencoba mencucinya.

Jadi, jika Anda ingin jendela dan cermin yang mengkilap sempurna, gunakan saja pembersih kaca.

6. Lantai kayu

Dibalik kecantikannya, lantai kayu parket ternyata membutuhkan perawatan khusus agar tampilannya selalu bersih tanpa jamur dan noda.
Dibalik kecantikannya, lantai kayu parket ternyata membutuhkan perawatan khusus agar tampilannya selalu bersih tanpa jamur dan noda.

Menggunakan sabun cuci piring di lantai kayu hanya akan membuatnya tergores dan kotor. Sebaliknya, jika Anda ingin memiliki lantai kayu keras yang sempurna dan berkilau, sedot atau sapu lantai tersebut terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran atau pasir yang dapat meninggalkan bekas.

Setelah itu, gunakan pel basah dan seka semua permukaannya.

Dianjurkan untuk menggunakan produk pembersih yang khusus dibuat untuk lantai kayu. Di sisi lain, sabun cuci piring mungkin sangat efektif untuk jenis lantai lain, seperti ubin, linoleum, atau vinil.