Rans Cilegon FC dan Arema Makin Mesra, Kini Datangi Rumah Sakit Angker

·Bacaan 2 menit

VIVARans Cilegon FC dan Arema semakin mesra. Sejumlah agenda telah dirancang, mulai dari latihan bersama hingga agenda pertandingan persahabatan.

Kini, Rans Cilegon dan Arema mengusung acara untuk memberikan hiburan kepada pecinta horor dan sepakbola di Indonesia. Nantinya, pemain kedua tim bakal uji nyali dengan mendatangi tempat-tempat mistis.

Chairman Rans Cilegon FC, Raffi Ahmad, mengatakan uji nyali ini bernama PenelusuRANS dan bakal dilaksanakan di kawasan Batu, Malang, Jawa Timur, Kamis 3 Juni 2021.

PenelusuRANS dilakukan bersama dengan Rans Entertainment yang menggandeng Tim Jurnalrisa.

Nah, Jurnalrisa ini merupakan sebuah tim yang selalu datang ke tempat-tempat mistis. Mereka mengabadikan momen-momen itu dan mengunggahnya di media sosial.

"Rans Entertainment ini basic-nya adalah menawarkan hiburan. Sepakbola itu juga hiburan dan cerita horor pun sama. Jadi kami ingin kolaborasikan itu.

"Nanti pemain Rans dan Arema kita akan uji nyali bersama Risa. Apakah Hamka Hamzah, Syamsir Alam, Alfarizi, sama Dendi berani ke tempat horor," sambungnya.

Raffi menjelaskan, lokasi untuk uji nyali pemain Arema FC dan Rans Cilegon FC, yakni sebuah rumah sakit kolonial zaman Belanda.

"Konon katanya lokasi ini dulu rumah sakit pas jaman Belanda, ngeri-ngeri sedap. Tapi semoga saja acara ini bisa diamankan semuanya karena kita kan masih punya Allah," ucap Raffi.

Lebih lanjut, Raffi menyebut keseruan ini dapat disaksikan dengan mudah. Masyarakat dapat membeli tiket dengan harga yang terjangkau di Tiket.com.

"Harga tiketnya itu murah hanya Rp 20 ribu. Kalau mau beli tiket terusan juga ada sebesar Rp 30 ribu sekalian untuk melihat uji coba Rans Cilegon FC kontra Arema FC pada 6 Juni pukul 19.00 WIB," jelasnya.

Raffi menegaskan dirinya sangat serius terjun ke sepakbola Indonesia, apalagi memadukannya dengan tayangan hiburan. Keinginan tersebut pun sudah ia utarakan kepada Menpora Zainudin Amali.

"Saya juga bicara tadi ngobrol sama Pak Menteri, banyak teman artis dan pengusaha dari berbagai kalangan yang ingin coba terjun ke sepak bola. Saya sangat mengapresiasi dan mendorong juga, karena sepak bola ini milik kita bersama," tutupnya.