Rapat dengan DPD Memanas, Ketua DPR Aceh Pilih Walk Out

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Saiful Bahri alias Pon Yahya, meninggalkan ruang seminar uji publik Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang berlangsung di ruang serbaguna Setda Aceh, Senin (6/6).

Seminar itu digelar oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Acara memanas setelah Ketua DPRA Saiful Bahri menanyakan maksud dan tujuan seminar ini dilaksanakan. Namun, pertanyaan Pon Yahya tak digubris hingga ia memutuskan walk out (keluar).

Seminar ini dipimpin Komite I DPD RI, Fachrul Razi, senator asal Aceh. Hadir Gubernur Aceh yang diwakili Asisten I Setda Aceh M Jafar, Asisten II, para karo, akademisi, dan pihak terkait lainnya.

"Kegiatan hari ini dalam rangka apa, apakah konsultasi atau seminar biasa. Tolong dijelaskan dulu. Jangan nanti ada klaim bahwa pemerintah pusat sudah melakukan konsultasi dengan DPRA dalam hal revisi UUPA," kata Pon Yahya.

Menurutnya, selama ini Pemerintah Pusat, dalam hal ini DPR, belum pernah melakukan konsultasi dan meminta pertimbangan DPRA mengenai rencana revisi UUPA.

Padahal berdasarkan Pasal 8 ayat (2) dan Pasal 269 ayat (3) Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) Nomor 11 Tahun 2006 disebutkan, dalam hal adanya rencana perubahan undang-undang ini (UUPA) dilakukan dengan terlebih dahulu konsultasi dan mendapatkan pertimbangan DPR Aceh.

Alih-alih mendengar jawaban dari kedua pihak, Pon Yaya malah dibuat kesal karena protesnya tidak dihiraukan.

Bahkan, pihak DPD RI dan Pemerintah Aceh terus melanjutkan acara tersebut dengan menerangkan poin-poin yang akan direvisi.

Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar (UTU) Afrizal Tjoetra, sempat mengingatkan agar pertanyaan Pon Yaya dijawab terlebih dahulu.

Tapi jawaban yang dinginkan Pon Yah itu tak ditanggapi pimpinan dan peserta seminar lainnya. Ketua DPR Aceh tersebut berang dan lantas mengambil sikap untuk walk out dari seminar. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel