Rapat Umum Tahunan BWF 2021: Proposal PBSI soal Perubahan Skor Pertandingan Bulutangkis Ditolak

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Rapat Umum Tahunan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) telah rampung digelar pada Sabtu (22/5/2021) malam. Rapat yang dilaksanakan secara virtual ini menghasilkan beberapa keputusan penting.

Selain mengesahkan Poul-Erik Høyer (Denmark) sebagai Presiden BWF, Khun Ying Patama Leeswadtrakul (Thailand) sebagai Wakil Presiden BWF, dan Paul Kurzo (Swiss) sebagai Wakil Presiden Para Badminton, rapat ini juga akhirnya memutuskan untuk tidak menyetujui proposal perubahan sistem skor dari 3x21 menjadi 5x11.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil voting yang tidak mencapai 2/3 suara mayoritas. Tercatat proposal yang diajukan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan Asosiasi Bulutangkis Maladewa lalu didukung oleh Badminton Asia, Asosiasi Bulutangkis Korea, dan Asosiasi Bulutangkis Chinese Taipei ini hanya mendapat 66,31% suara atau hanya kurang 0,08% untuk mencapai ambang minimal. Total suara keseluruhan dalam voting adalah 232 suara.

PBSI menghormati hasil keputusan tersebut.

"Kami menghormati keputusan yang telah diambil dari Rapat Umum Tahunan BWF hari ini. Kami percaya semua ini demi kemajuan dan peningkatan kualitas olahraga tepok bulu," kata Broto Happy, Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI, melalui rilis yang diterima Bola.com, Senin (24/5/2021).

"Kami akan terus bekerja dan berpikir untuk menciptakan ide-ide baru untuk diajukan ke BWF. Ini kami lakukan demi terus mempopulerkan bulutangkis sebagai olahraga global. Apalagi kami sekarang sudah kembali punya wakil di BWF, Pak Bambang Roedyanto," ucap Broto.

Bambang Roedyanto Jadi Dewan BWF

Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto. (PBSI)
Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto. (PBSI)

Bambang Roedyanto, Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PP PBSI, baru saja terpilih sebagai Dewan BWF periode 2021-2025. Dalam voting yang diselenggarakan pada Sabtu (22/5/2021), Rudy berada di peringkat ketiga dengan 252 suara.

Rudy hanya kalah dari Zhang Jun (China, 276 suara) dan Nora Perry (Inggris, 253 suara).

"Puji Tuhan saya bisa terpilih sebagai Dewan BWF. Saya tidak menyangka bisa masuk tiga besar dalam pemilihan ini. Semoga kepercayaan dan amanah yang diberikan PP PBSI bisa saya jalankan dengan baik," tutur Rudy.

"Saya berterima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung saya hingga saat ini. Saya yang dulunya hanya seorang BL (Badminton Lovers), sekarang bisa duduk di kursi BWF. Sebuah hal yang tidak pernah saya impikan dulu. Seperti yang saya bilang kemarin, saya akan fokus pada pengembangan dan peningkatan popularitas bulutangkis juga kesejahteraan atletnya," ungkap Rudy.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel