Rapat Virtual dari Rumah Dinas, Anies Didampingi Petugas Ber-APD

Dedy Priatmojo
·Bacaan 2 menit

VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, membagikan aktivitasnya saat sedang melakukan rapat koordinasi secara virtual bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, diikuti seluruh jajaran Forkopimda dari rumah dinas gubernur.

Diketahui, Anies tengah menjalani isolasi mandiri di rumah dinas gubernur setelah terkonfirmasi positif COVID-19 dengan tanpa gejala atau OTG. Meski tengah isolasi mandiri, Anies mengaku tetap melaksanakan tugasnya sebagai gubernur seperti biasa. Bedanya, untuk sementara dilakukan secara daring.

Melalui akun instagramnya, Anies membagikan dokumentasi rapat virtual yang dilakukan dari rumah dinas. Meskipun tengah isolasi mandiri karena COVID-19, mantan Mendikbud itu ternyata tidak sendiri. Ia didampingi petugas yang mengenakan pakaian APD lengkap untuk membantunya menyiapkan kebutuhan rapat dan kesehatan.

Rapat koordinasi secara virtual itu membahas perkembangan COVID-19 di DKI Jakarta dan langkah ke depan untuk memutus mata rantai penularan. Rapat secara virtual ini sebelumnya diakui Anies bukan yang pertama kali, bahkan jauh sebelumnya kerap dilakukan seiring pandemi COVID-19.

"Bukan hal yang baru karena memang kami di Pemprov DKI Jakarta sudah terbiasa rapat jarak jauh selama 9 bulan terakhir ini," kata Anies.

Dalam rapat tersebut, Pemprov DKI Jakarta bersama Kapolda Metro Jaya Fadil Imran berkomitmen dalam kolaborasi bersama untuk penegakan protokol kesehatan di seluruh wilayah DKI Jakarta melalui program Kampung Tangguh Jaya.

"Insya Allah program ini akan segera dilaksanakan setelah diskusi intensif antara jajaran Pemprov DKI Jakarta dengan Polda Metro Jaya terkait teknis pelaksanaannya," ujarnya.

Foto: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengikuti rapat virtual dari rumah dinas

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta bersama dengan DPRD DKI Jakarta telah mengesahkan Perda nomor 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan COVID-19. "Saat ini, kami sedang menyusun beberapa aturan turunan dari Perda tersebut yang insyaAllah akan memperkuat penegakan aturan PSBB bersama jajaran Forkopimda yaitu TNI dan Polri di lapangan," terang Anies.

Anies berkomitmen untuk mengedepankan keterbukaan informasi apa adanya, dengan tetap berkolaborasi bersama seluruh pihak agar pandemi ini dapat terkendali dengan baik. Anies mengingatkan jajaran Pemprov DKI untuk melakukan 3T (Testing-Tracing-Treatment) secara masif.

Sedangkan masyarakat dimbau selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker-Mencuci Tangan-Menjaga Jarak) untuk mengendalikan COVID-19 di wilayah DKI Jakarta.

"Kami ingatkan kembali bahwa pandemi ini nyata dan terpapar COVID-19 bukanlah aib. Data di Jakarta menunjukkan separuh dari yang positif COVID-19 bisa tanpa gejala seperti saya dan Pak Wagub Ariza. Karenanya keterbukaan menjadi kunci untuk memutus mata rantai penularan," tegasnya. (ase)