Rapor Bali United di Fase Grup Piala Menpora: Plus Minus Serdadu Tridatu

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Piala Menpora 2021 segera memasuki babak delapan besar. Sebanyak enam tim sudah dipastikan lolos dari babak penyisihan grup.

Satu di antara tim yang sudah memastikan tiket ke babak delapan besar adalah Bali United yang menyandang status juara bertahan Liga 1 2019.

Bali United jadi runner-up grup D Piala Menpora 2021 di bawah Persib Bandung. Serdadu Tridatu mengoleksi lima poin, hasil sekali menang dan dua kali seri.

Bali United terpaut dua poin dari Persib yang mengemas tujuh angka. Sebuah catatan yang sedikit kurang impresif bagi Bali United sebagai penantang kuat di turnamen ini.

Pasalnya, anak asuh Stefano Cugurra memiliki masa persiapan dan pembentukan skuat yang lebih maksimal ketimbang tim peserta lainnya. Program latihan yang didapat para pemain sudah cukup panjang, karena Bali United juga mempersiapkan diri tampil di ajang Piala AFC.

Di sisi lain, tidak ada perubahan signifikan pada komposisi skuad mereka. Mayoritas pemain di tim utama masih berseragam Bali United, termasuk bebrapa pemain bintangnya seperti Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic, dan Willian Pacheco.

Di babak delapan besar Piala Menpora nanti, Bali United masih menunggu runner-up grup C, yang sejauh ini masih bertanding. Besar kemungkinan Bali United bertemu antara tim Persebaya Surabaya, Madura United, Persela Lamongan, atau PSS sleman.

Bola.com merangkum rapor penampilan Bali United sepanjang babak penyisihan grup D Piala Menpora 2021. Sudah tiga kali Wawan Hendrawan dan kawan-kawan bertanding dengan mengalami performa yang naik turun.

Kekompakan

Pemain Bali United, Willian Silva Costa Pacheco (kiri), berebut bola dengan pemain Persib Bandung, Ferdinan Alfred Sinaga, dalam pertandingan Babak Penyisihan Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Rabu (24/3/2021). (Bola.com/Arief Bagus)
Pemain Bali United, Willian Silva Costa Pacheco (kiri), berebut bola dengan pemain Persib Bandung, Ferdinan Alfred Sinaga, dalam pertandingan Babak Penyisihan Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Rabu (24/3/2021). (Bola.com/Arief Bagus)

Penampilan Bali United di tiga laga babak penyisihan sebenarnya tidak jelek-jelek amat, dan juga tidak terlalu istimewa. Diketahui Bali United ditahan imbang oleh rivalnya Persib Bandung 1-1 pada laga pertama.

Duel yang berlangsung sengit dan ketat, sebagai tim yang sama-sama berpredikat favorit. Bali United unggul terlebih dulu saat itu melalui Willian Pacheco, namun harus dibayar mahal beberapa menit kemudian dengan diusirnya bek muda Made Andhika.

Konsentrasi para penggawa Bali United buyar di menit-menit akhir laga, ketika Persib sanggup mencetak gol dan memaksa laga bermain imbang. Bali United bangkit di laga kedua, yang cukup mudah mengatasi perlawanan Persiraja Banda Aceh 2-0.

Puncaknya adalah saat Bali United justru seperti kesulitan di laga terakhir berjumpa Persita Tangerang. Tim yang sebenarnya sudah tidak punya harapan lagi untuk lolos, nyatanya Bali United kewalahan karena hanya mampu bermain imbang 1-1.

Meski demikian, secara umum penampilan Bali United masih begitu rapi dan kompak. Chemistry antar pemain dan antarlini dapat terjaga dengan baik sejak dibesut oleh Stefano Teco.

Koordinasi lini belakang, baik kiper Wawan Hendrawan yang selalu bermain penuh di tiga laga masih terbukti kuat. Begitu juga barisan pemain belakang yang melindungi gempuran serangan lawan, masih terlihat kukuh oleh kehadiran pemain senior seperti Leonard Tupamahu, Gunawan Dwi Cahyo, dan bek asing Willian Pacheco.

Kedua bek sayap Dias Angga maupun Ricky Fajrin juga masih efektif ketika bertahan maupun membantu penyerangan. Di lini tengah mereka juga masih padu untuk saling berbagi peran. Seperti Hariono yang memutus aliran bola lawan, sementara Fadil Sausu membuka ruang penyerangan. Ditambah kehadiran Rizky Pellu yang punya pengalaman.

Sementara lini depan Bali United juga tidak perlu diragukan lagi. Mesin gol Ilija Spasojevic masih sangat diandalkan sejauh ini yang sudah mengoleksi dua gol. Stefano Lilipaly juga punya andil besar dalam setiap membongkar pertahanan lawan. Ditambah kehadiran supersub seperti Lerby Eliandry, Fahmi Al-Ayubi, dan Yabes Roni yang sebagai tenaga muda.

Kedodoran Malawan Tim Kecil

Bek Bali United Willian Pacheco duel udara dengan pemain Persita Tangerang pada laga Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (2/4/2021). Laga berakhir imbang 1-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bek Bali United Willian Pacheco duel udara dengan pemain Persita Tangerang pada laga Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (2/4/2021). Laga berakhir imbang 1-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Hal yang masih kurang bagi penampilan Bali United sejauh ini adalah sering kedodoran setiap bertemu tim lemah. Bisa dilihat saat menghadapi Persiraja dan Persita yang sama-sama berstatus tim promosi Liga 1.

Saat berjumpa Persiraja, di papan skor akhir memang dimenangkan oleh Bali United dua gol tanpa balas. Gol Spaso dan Rizky Pellu sudah cukup membuktikan keperkasaan Bali United.

Namun Persiraja yang banyak mengandalkan pemain lokal, juga sering membuat lini belakang Bali United was-was. Gempuran Assanur Rijal dan kawan-kawan, memaksa Gunawan Dwi Cahyo dan Willian Pacheco bekerja ekstra, serta kiper Wawan Hendrawan harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya.

Hingga saat meladeni Persita di laga pamungkas. Persita yang sudah tak memiliki beban, tampil apik dan menyulitkan Bali United. Meski Bali United unggul terlebih dulu melalui Spaso, Persita mampu membalasnya di paruh kedua.

Pressing ketat dilakukan Persita memaksa Bali United kesulitan menambah gol. Skor 1-1 seperti mengulang hasil pada pertemuan Bali United kontra Persita di Liga 1 2020. Tentunya bakal menjadi catatan tersendiri bagi Teco sebagai bahan evaluasi di babak perempatfinal nanti.

Video