Rapor Head to Head El Clasico Bri Liga 1, Arema FC Vs Persebaya: 3 Laga Terakhir Identik Skor Telak

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - El Clasico BRI Liga 1 2021/2022 tersaji pada pekan ke-11, Sabtu (06/11/2021). Adalah pertemuan antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Solo.

Pertemuan dua tim ini selalu panas. Karena ada gengsi yang dipertaruhkan untuk menjaga martabat sebagai tim paling tangguh di Jawa Timur. Suporter kedua tim juga ikut memanaskan suasana. Saat ini, mereka saling melancarkan psywar di media sosial.

Jika melihat head to head, kedua tim total sudah bertemu 33 kali di semua ajang. Arema FC lebih dominan dengan kemenangan 16 kali. Sedangkan Persebaya baru menang 11 kali. Dan 6 laga sisa berakhir imbang.

Menariknya dalam tiga pertemuan terakhir ada skor besar yang dihasilkan. Dimulai Liga 1 musim 2019, ketika Arema bermain di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, mereka memetik kemenangan telak 4-0.

Namun di putaran kedua, Persebaya membalasnya dengan kemenangan 4-1. Padahal waktu itu Persebaya sedang menjalani laga di tempat netral, Stadion Batakan, Balikpapan.

Pertemuan paling baru terjadi di Stadion Supriyadi, Blitar tahun 2020. Tempatnya di semifinal Piala Gubernur Jatim. Persebaya berhasil menang 4-2 saat itu.

Artinya, dari skor kemenangan telak itu, Persebaya lebih dominan. Tapi hal itu tak bisa jadi ukuran. Karena waktu itu Persebaya punya striker garang David da Silva.

Striker asal Brasil itu selalu jadi ancaman utama gawang Arema. Tercatat dua kali dia membuat gol indah dengan aksi solo run yaitu putaran kedua Liga 1 2019 dan semifinal Piala Gubernur Jatim.

Persebaya Dominan di Tempat Netral

BRI Liga 1 - Duel Antarlini - Arema FC Vs Persebaya Surabaya (Bola.com/Adreanus Titus)
BRI Liga 1 - Duel Antarlini - Arema FC Vs Persebaya Surabaya (Bola.com/Adreanus Titus)

Jika melihat tiga pertemuan terakhir, Persebaya menang telak saat bertemu Arema FC justru saat main di tempat netral. Rinciannya Stadion Batakan, Balikpapan dan Stadion Supriyadi, Blitar.

Kini, dua tim akan bersua kembali di tempat netral, Stadion Manahan, Solo. Catatan ini bisa jadi semangat tambahan bagi skuat Persebaya. Rachmat Irianto dkk pasti ingin melanjutkan catatan positif tersebut.

Tapi, skuat Arema juga bisa menjadikan catatan buruk itu jadi pelecut. Ahmad Alfarizi dkk musim ini merasa tertantang menghapus beberapa mitos jelek.

Sebelumnya, mereka baru saja mematahkan mitos sulit menang di Stadion Manahan, Solo. Karena di awal seri kedua Liga 1, Singo Edan menang 1-0 di stadion itu.

Di Mana Posisi Persebaya dan Arema Saat Ini?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel