Rapor Pemain Asing Madura United pada Seri Pertama BRI Liga 1 2021 / 2022 : Jaja Paling Mengilap

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Madura United sebetulnya layak disebut salah satu favorit juara di BRI Liga 1 2021/2022. Tetapi apa yang ditampilkan pada seri pertama musim ini sungguh sangat jauh dari kata memuaskan.

Tampil dengan sederet pemain lawas, klub berjuluk Laskar Sape Kerrap seolah kehilangan chemistry. Permainan atraktif yang jadi andalan beberapa tahun terakhir jelas-jelas tak tampak.

Slamet Nurcahyono dkk boleh jadi mendominasi permainan. Tetapi peluang yang mereka ciptakan sangat minimalis bagi klub seperti Madura United.

Terbukti dalam enam pertandingan awal, mereka hanya sanggup mengemas satu kemenangan. Kemenangan tersebut bahkan baru mereka dapatkan di pekan keempat saat menghadapi PSS Sleman.

Sementara lima pertandingan lain juga tak bisa dikatakan bagus. Meskipun hanya menelan satu kekalahan, empat pertandingan lainnya berakhir dengan hasil imbang.

Alhasil, mereka harus puas berada di peringkat 11 dengan raihan 7 poin. Bagi klub yang selalu berada di papan atas, hasil ini tentu sangat mengecewakan.

Sorotan langsung diarahkan kepada para pemain asing yang dianggap belum memberikan kontribusi maksimal. Apakah tuduhan itu tepat? Berikut analisisnya.

Jaimerson Xavier

Selebrasi pemain Madura United, Jaimerson Xavier usai menjebol gawang PSS Sleman saat laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (25/09/2021) WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Selebrasi pemain Madura United, Jaimerson Xavier usai menjebol gawang PSS Sleman saat laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (25/09/2021) WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Soal pertahanan, Madura United sebetulnya tak buruk-buruk amat. Mereka baru kemasukan lima gol dan telah meraih dua clean sheet sepanjang enam laga awal BRI Liga 1 2021/2022.

Tetapi penampilan Jaimerson mendaat sorotan di tiga laga awal. Performanya dianggap menurun drastis dibandingkan beberapa tahun lalu yang sempat mengantarkan Persija Jakarta meraih gelar juara Liga 1.

Kegagalannya mengawal penyerang Bhayangkara FC, Ezechiel N'Douassel di pekan ketiga semakin membuat suporter gelisah. Gol penyerang asal Chad itu menjadi pembeda di pertandingan tersebut.

Namun di pekan selanjutnya, Jaimerson berhasil menjadi bintang kemenangan. Sepakan jarak jauhnya sempat menyentuh bek lawan sebelum menembus jala gawang PSS.

Tetapi itu jadi penampilan terakhirnya sejauh ini. Dalam dua laga selanjutnya, pria asal Brasil itu absen karena harus menjalani pemulihan cedera.

Kim Jin-sung

Gelandang Madura United, Kim Jin-sung. (Aditya Wani/Bola.com)
Gelandang Madura United, Kim Jin-sung. (Aditya Wani/Bola.com)

Pemain asal Korea Selatan ini jadi nama terakhir yang didatangkan manajemen Madura United. Kehadirannya sekaligus mengisi slot pemain Asia yang ditinggalkan Jacob Pepper. Sempat absen di laga pembuka lantaran administrasinya belum rampung.

Pemain berusia 24 tahun ini lantas jadi pemain utama dalam lima pertandingan selanjutnya. Eks penggawa Jeonnam Dragons ini merupakan salah satu pemain versatile alias serba bisa yang dimiliki Laskar Sape Kerrap.

Tak hanya jago ditempatkan sebagai gelandang, dia pun piawai bila bermain agak ke belakang sebagai bek tengah. Catatan satu assist mewarnai penampilannya sejauh ini.

Tetapi kemampuannya dalam memutus serangan lawan belum benar-benar terlihat dengan pertahanan Madura United terlihat rapuh menghadapi serangan balik lawan.

Hugo Gomes dos Santos Silva 'Jaja'

Pemain Madura United, Hugo Gomes Dos Santos Silva (Jaja)
Pemain Madura United, Hugo Gomes Dos Santos Silva (Jaja)

Jebolan timnas Brasil di Piala Dunia U-20 ini bisa dibilang jadi satu-satunya legiun asing yang mampu tampil konsisten. Kemampuannya dalam mengatur serangan dari lini kedua terbilang di atas rata-rata.

Meskipun timnya masih seret kemenangan, penampilannya tetap patut diacungi jempol. Namanya sudah dua kali masuk dalam daftar pemain terbaik BRI Liga 1 2021/2022.

Catatan itu jelas membuktikan pria yang kini berusia 26 tahun itu bermain lebih baik dibandingkan rekan-rekannya yang lain. Satu gol dan dua assist yang dibuatnya, semakin menegaskan kualitasnya.

Sayangnya, kreativitasnya sering mampet saat menghadapi lawan yang menumpuk pemain di pertahanan. Tak adanya pemain lain yang membuka ruang menjadi masalah yang wajib dipecahkan pelatih Rahmad Darmawan.

Rafael Silva

Pemain Madura United, Rafael Feital Da Silva (kanan) dan Hugo Gomes Dos Santos Silva merayakan gol pertama timnya ke gawang Persipura Jayapura dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Madura United, Rafael Feital Da Silva (kanan) dan Hugo Gomes Dos Santos Silva merayakan gol pertama timnya ke gawang Persipura Jayapura dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (03/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Diharapkan menjadi ujung tombak tajam, penampilannya terbilang jauh dari harapan. Pelatih Rahmad Daramwan sendiri mengakui bila karakter sang penyerang bukan seorang goal-getter.Pria asal Brasil itu kerap bertindak di luar strategi yang diusung.

Alih-alih mencari celah di ruang antar lini, dia justru sering turun langsung untuk terlibat dalam permainan. Tak jarang, Madura United kehilangan pemain di kotak penalti saat melakukan serangan.

Sang penyerang tak berada di posisinya karena sibuk mencari si kulit bundar. Alhasil, serangan mereka kerap terbuang percuma. Pelatih Rahmad Darmawan bukan tak menyadari hal ini, tetapi dia pun tak punya pilihan lain selain mengandalkan eks Barito Putera tersebut.

Walau begitu, Rafael Silva sejauh ini telah menciptakan dua gol dalam enam laga. Hal itu menunjukkan ketajamannya sebenarnya tetap terjaga jika mendapatkan suplai bola yang ideal.

Di Mana Posisi Madura United Saat Ini?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel