Rapor Pemain Manchester United Setelah Ambyar Melawan QPR: Untung Ada Lord Lingard

·Bacaan 4 menit

Bola.com, London - Manchester United mengalami kekalahan perdana mereka di pramusim 2021. Kekalahan itu mereka dapatkan saat mengunjungi Kiyan Prince Foundation Stadium, Sabtu (25/7) malam kemarin.

Menantang Queens Park Rangers selaku tuan rumah, Solskjaer kembali menurunkan skuat yang didominasi pemain muda. Namun di laga ini beberapa pemain senior juga turut dilibatkan Solskjaer.

Pertandingan di babak pertama berlangsung sengit. Karena dalam jangka waktu tujuh menit pertama, kedua tim sama-sama berhasil mencetak satu gol. Namun di babak kedua petaka justru datang bagi MU.

Hanya dalam waktu kurang dari delapan menit, QPR tiga kali membobol gawang MU. Sementara MU yang mencoba bangkit hanya mampu menambah satu gol sebelum wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Di laga ini, ada beberapa pemain yang tampil mentereng di skuad Manchester United. Namun harus diakui banyak pemain MU yang tidak tampil maksimal. Siapa aja itu? Simak daftar yang sudah disusun Bola.net berikut.

Pemain Rapor Hijau

Gelandang Manchester United, Jesse Lingard, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Cardiff pada laga Premier League di Stadion Cardiff City, Wales, Sabtu (22/12). Cardiff kalah 1-5 dari MU. (AFP/Geoff Caddick)
Gelandang Manchester United, Jesse Lingard, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Cardiff pada laga Premier League di Stadion Cardiff City, Wales, Sabtu (22/12). Cardiff kalah 1-5 dari MU. (AFP/Geoff Caddick)

Jesse Lingard

Pemain MU pertama yang tampil apik dalam laga ini adalah Jesse Lingard.

Dipasang sebagai starter, Lingard memainkan perannya sebagai playmaker dengan sangat baik. Ia hanya butuh waktu tiga menit dari kickoff untuk membobol gawang QPR. Namun sayang ia hanya dimainkan selama 45 menit di laga ini.

Facundo Pellistri

Pemain MU berikutnya yang mendapatkan rapor hijau adalah Facundo Pellistri. Sang winger diplot sebagai winger kanan di laga ini.

Memang pemain Uruguay ini tidak menciptakan gol seperti saat menghadapi Derby County. Namun kecepatan dan pergerakannya benar-benar membuat lini pertahanan QPR kewalahan.

Hannibal Mejbri

Pemain MU berikutnya mendapoatkan label hijau di laga ini adalah Hannibal Mejbri. Sang gelandang masuk menggantikan Jesse Lingard di menit 60.

Semenjak ia masuk, aliran bola Manchester United menjadi lebih baik. Ia juga membuat kolaborasi yang baik dengan penyerang-penyerang MU sehingga mereka benar-benar tampil berbahaya di laga ini.

Pemain Rapor Hijau

Shola Shoretire. Striker Manchester United berkebangsaan Inggris ini menjalani debutnya di Premier League dalam laga melawan Newcastle United pada 21 Februari 2021. Ia berusia 17 tahun dan 19 hari dalam laga yang tersisa dua menit saja, menggantikan Marcus Rashford. (AFP/Oli Scarff/Pool)
Shola Shoretire. Striker Manchester United berkebangsaan Inggris ini menjalani debutnya di Premier League dalam laga melawan Newcastle United pada 21 Februari 2021. Ia berusia 17 tahun dan 19 hari dalam laga yang tersisa dua menit saja, menggantikan Marcus Rashford. (AFP/Oli Scarff/Pool)

Di'Shon Bernard

Pemain MU yang tampil memukau di laga ini adalah Di'Shon Bernard. Bek 20 tahun ini masuk sebagai pemain pengganti di 15 menit terakhir laga ini.

Meski bermain cukup sebentar, namun ia dominan di kotak penalti MU. Ia tangguh dalam duel-duel udara dan tidak sungkan melepaskan tekel ketika penyerang-penyerang QPR mendekat ke kotak penalti MU.

Shola Shoretire

Pada laga ini, Shola Shoretire juga tampil mengesankan di lini serang Manchester United. Meski ia baru masuk menggantikan Mason Greenwood di menit ke-61.

Dengan kecepatannya dan kelincahannya, ia jeli mencari ruang di antara lini pertahanan QPR. Ia juga memiliki satu peluang emas yang nyaris menjadi gol di laga ini.

Anthony Elanga

Jika boleh memilih satu pemain terbaik di laga ini, maka Bola.net akan memilih Anthony Elanga.

Mengapa? Semenjak masuk di awal babak kedua pemuda 19 tahun ini tampil sangat ciamik. Pergerakannya dan kecepatannya benar-benar jadi ancaman bagi pertahanan QPR.

Sempat gagal mencetak gol dari satu peluang emas, namun sang striker menebus kesalahannya dengan gol apik ke gawang QPR.

Pemain Rapor Merah

Aaron Wan-Bissaka (Manchester United) – Banyak orang heran mengapa pemain ini tak masuk dalam skuat Inggris, padahal kemampuannya menjaga lini belakang tak perlu diragunakan lagi ketika ia membela Setan Merah musim ini. Tercatat ia tampil 34 kali, dua gol, dan empat assist. (Foto: AFP/ Oli Scarff)
Aaron Wan-Bissaka (Manchester United) – Banyak orang heran mengapa pemain ini tak masuk dalam skuat Inggris, padahal kemampuannya menjaga lini belakang tak perlu diragunakan lagi ketika ia membela Setan Merah musim ini. Tercatat ia tampil 34 kali, dua gol, dan empat assist. (Foto: AFP/ Oli Scarff)

Axel Tuanzebe

Pemain MU pertama yang memiliki rapor merah di laga ini adalah Axel Tuanzebe.

Sang bek dipercaya jadi starter di laga ini di lini pertahanan. Namun penampilannya sangat mengecewakan.

Ia kerap salah posisi sehingga ketika serangan balik QPR dilancarkan ia kerap keteteran. Ia juga sering meninggalkan ruang bagi penyerang QPR sehingga mereka dengan leluasa melepaskan tembakan.

Teden Mengi

Setali tiga uang dengan tandemnya, Teden Mengi juga mendapatkan rapor buruk di laga ini.

Ia tidak menyadari kehadiran Charlie Austin sehingga sang striker mampu menyamakan kedudukan tiga menit pasca gol Lingard. Kerap salah langkah dan tidak menjaga pemain QPR dengan baik sehingga mereka leluasa menembak ke gawang MU.

Aaron Wan-Bissaka

Aaron Wan-Bissaka biasanya menjadi salah satu pemain Manchester United yang tampil konsisten. Namun di laga ini, performanya sangat buruk.

Ia cukup keteteran terkena serangan-serangan dari QPR, meski ia beberapa kali membuat tekel yang bagus. Namun sang bek tidak berkontribusi sama sekali membantu serangan MU.

Pemain Rapor Merah

Mason Greenwood. Striker Manchester United berusia 19 tahun ini suskses menyumbang 12 gol di semua ajang kompetisi musim ini hingga membawa timnya menempati posisi runner-up di Premier League. Menurut studi CIES, dirinya bernilai 178 juta euro dan menempati posisi kedua. (AFP/Stu Forster/Pool)
Mason Greenwood. Striker Manchester United berusia 19 tahun ini suskses menyumbang 12 gol di semua ajang kompetisi musim ini hingga membawa timnya menempati posisi runner-up di Premier League. Menurut studi CIES, dirinya bernilai 178 juta euro dan menempati posisi kedua. (AFP/Stu Forster/Pool)

Andreas Pereira

Pemain berikutnya yang layak mendapatkan label pemain buruk di laga ini adalah Andreas Pereira. Sang gelandang dipasang menjadi starter oleh Solskjaer di laga ini.

Namun lagi-lagi, pemain kelahiran Belgia ini tampil di bawah standar. Umpan-umpannya kurang bagus, dan ia kerap kehilangan bola di laga ini.

Mason Greenwood

Jika Shoretire tampil menawan di laga ini, pemain yang ia gantikan Mason Greenwood bisa dikatakan salah satu yang paling buruk di laga ini.

Diplot sebagai pemain nomor 9, Greenwood sama sekali minim kontribusi. Ia tidak menciptakan peluang yang cukup berbahaya untuk mengancam gawang QPR di laga ini.

Lee Grant

Pemain terburuk yang dipilih Bola.net di laga ini adalah kiper pengganti, Lee Grant yang masuk di awal babak kedua.

Apa penyebabnya jadi pemain buruk? Well, tiga gol dalam kurun waktu delapan menit bisa menjadi gambaran mengapa Grant tampil buruk di laga ini.

Memang benar para bek MU tidak tampil bagus di laga ini, namun ketiga gol QPR di babak kedua itu sangat bisa diselamatkan. Namun sang kiper kerap mati langkah sendiri sehingga gagal menghentikan peluang tersebut.

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, 25/7/2021)

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel