Rasis ke Orang Jepang, Bintang Barcelona Resmi Dipecat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Di tengah kesulitan keuangan, Barcelona direpotkan kasus rasisme yang dilakukan dua pemainnya asal Prancis, Antoine Griezmann dan Ousmane Dembele. Keduanya tertangkap basah rasis kepada orang Jepang.

Pekan lalu, Griezmann dan Dembele jadi sorotan setelah beredar video yang diduga berisi hinaan rasis kepada orang Jepang. Video tersebut diambil saat Barcelona melakukan tur pramusim di Jepang pada 2019.

Dalam video tersebut, Dembele dan Griezmann terlihat berada di kamar hotel. Grizmann memanggil teknisi untuk membenarkan televisi yang rusak agar bisa bermain video game Efootball Pro Evolution Soccer. Dembele kemudian berseloroh menghina para teknisi dan petugas hotel yang kebetulan merupakan orang Jepang.

"Semua wajah jelek ini, hanya agar kamu bisa bermain PES, apakah kamu tidak malu?" kata Dembele kepada Grizmann.

Dalam video tersebut Griezmann sebenarnya tidak berbicara sama sekali. Namun pria Prancis itu seolah mengiyakan pernyataan Dembele. Griezmann membalas komentar Dembele dengan tersenyum.

Beredarnya video ini berakibat fatal bagi Barcelona dan Griezmann sendiri. Perusahaan-perusahaan Jepang yang menjadi sponsor Barcelona dan sponsor pribadi Griezmann geram dengan langsung mengambil tindakan tegas.

Konami

Gol yang dinanti Prancis akhirnya datang pada menit ke-66. Antoine Griezmann sukses mengkonversi umpan silang Mbappe yang gagal diantisipasi oleh Orban. Prancis samakan kedudukan atas Hongaria dengan skor 1-1. (Foto: AFP/Pool/Bernadett Szabo)
Gol yang dinanti Prancis akhirnya datang pada menit ke-66. Antoine Griezmann sukses mengkonversi umpan silang Mbappe yang gagal diantisipasi oleh Orban. Prancis samakan kedudukan atas Hongaria dengan skor 1-1. (Foto: AFP/Pool/Bernadett Szabo)

Griezmann langsung dipecat oleh perusahaan video game asal Jepang Konami. Eks pemain Atletico Madrid itu tidak lagi menjadi brand ambassador Yu-Gi-Oh!. Kontrak Griezmann dibatalkan oleh Konami.

Keputusan Konami memecat Griezmann terjadi selang sehari setelah sponsor utama Barcelona, perusahaan e-commerse Jepang, Rakuten marah besar terhadap kejadian rasisme ini.

Rakuten meminta Barcelona melakukan tindakan atas kejadian memalukan ini. Sama seperti Rakuten, Konami juga mendesak Barcelona memberikan penjelasan dan tindakan tegas kepada kedua pemain tersebut.

Minta Tindakan Tegas

Konami lewat produk game sepak bola eFootball Pro Evolution Soccer memang merupakan salah satu sponsor Barcelona.

"Konami Digital Entertainment percaya, seperti filosofi olahraga, bahwa diskriminasi dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima. Kami telah mengumumkan Griezmann sebagai duta konten Yu-Gi-Oh!, namun mengingat kejadian baru-baru ini, kami telah memutuskan untuk membatalkan kontrak," demikian pernyataan resmi Konami.

“Terkait dengan franchise eFootball PES kami, kami akan meminta FC Barcelona, ​​sebagai mitra klub, menjelaskan detail kasus ini dan tindakan apa pun di masa depan,” tambah Konami.

Dibuang

Kejadian rasisme ini bisa membuat Griezmann dan Dembele dibuang Barcelona musim panas ini. Kebetulan keduanya juga tampil buruk musim lalu. Sikap keduanya di luar lapangan benar-benar merugikan Barcelona sehingga membuat mereka bisa kehilangan sponsor dari Asia.

Dembele lewat media sosial sudah meminta maaf. Sedangkan Griezmann kabarnya telah menghubungi bos Rakuten dan meminta maaf langsung.

Saksikan Video Menarik Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel