Ratu Elizabeth Pernah Disebut Keturunan Nabi Muhammad, Ini Kata Sejarawan

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejak meninggalnya Ratu Elizabeth II muncul informasi viral di media sosial yang menyebut ratu Inggris itu keturunan Nabi Muhammad. Para sejarawan pun angkat bicara terkait hal ini.

Teori yang beredar mengklaim garis keturunan Ratu Elizabeth II tersambung ke silsilah keluarga Nabi melalui Putri Zaida dari Sevilla yang hidup pada abad ke-11. Zaida merupakan sosok misterius yang tinggal di Andalusia.

Teori itu dikaitkan dengan Burke's Peerage, penerbit silsilah Inggris dan otoritas leluhur keluarga kerajaan sejak 1847.

Koran-koran mengutip Burke's Peerage sebagai sumber silsilah keluarga kerajaan Inggris, yang menghubungkan Ratu Elizabeth dengan Nabi Muhammad setelah seorang sejarawan menulis sebuah artikel di media Maroko yang menguatkan temuan itu.

Namun Burke's Peerage menyampaikan kepada Middle East Eye melalui surel, tidak ada bukti terkait klaim tersebut.

"Sayangnya, kami tidak memiliki informasi silsilah berkaitan dengan hal ini. Kami bukan sumber asli, tapi kesalahan itu terus diulang-ulang selama bertahun-tahun," jelasnya, dikutip dari laman Middle East Eye, Rabu (15/9).

Penerbit tersebut menambahkan, Iain Moncreiffe, seorang penulis silsilah dan pejabat Inggris kemungkinan menjadi sumber dari klaim tersebut.

"Akan menarik jika para sejarawan dan peneliti bisa menyelidiki subjek ini dengan benar," jelasnya.

Sementara itu sosok Putri Zaida yang dikaitkan dengan Ratu Elizabeth disebut sebagai pengungsi Muslim yang melarikan diri ke Sevilla, lalu pindah agama menjadi Kristen dan dikenal dengan nama Isabella.

Dianggap oleh beberapa orang sebagai putri penguasa Sevilla Al-Mutamid Ibn Abbad, konon keturunan klan Hashemite, dia menjadi simpanan Raja Alfonso VI dari Kastilia, musuh bebuyutan ayahnya.

Diduga, salah satu keturunan Zaida menikah dengan Richard dari Conisbrough, Earl of Cambridge ke-3, pada abad ke-14. Dia disebut sebagai nenek moyang Ratu Elizabeth.

Profesor Humaniora dari Universitas Columbia, Patricia Grieve mengatakan ada banyak spekulasi terkait hubungan Zaida dengan Raja Alfonso VI.

"Ada cukup banyak dugaan dan tebak-tebakan," kata Grieve. [pan]