Ratusan Koin Kuno Senilai Miliaran Rupiah Raib Dicuri di Museum Jerman

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejumlah 450 koin Celtic kuno senilai miliaran rupiah raib dicuri dari Museum Roman-Celtic di Kota Bavaria, Jerman. Pencurian itu baru diketahui pegawai-pegawai museum kemarin pagi ketika mereka melihat tempat penyimpanan koin sudah kosong.

Kepolisian lokal menyatakan tempat penyimpanan ratusan koin itu dirusak para pencuri. Hingga kini kepolisian belum mengantongi pelaku pencurian itu.

Sebelumnya ratusan koin Celtic yang ditemukan pada 1999 itu adalah barang-barang kuno yang dipamerkan di museum. Pencurian itu pun dianggap berbagai pihak sebagai bencana.

"Hilangnya harta Celtic adalah sebuah bencana. Sebagai bukti sejarah kita, koin emas tidak tergantikan," jelas Menteri Sains dan Seni Bavaria, Markus Blume, dikutip dari DW, Rabu (23/11).

Berdasarkan penyelidikan, pihak kepolisian menemukan saat pencurian berlangsung, terjadi gangguan layanan telepon dan internet di wilayah itu.

"Mereka memutus (layanan internet) di seluruh wilayah Manching. Museum itu sebenarnya berada di lokasi dengan keamanan tinggi. Tapi semua koneksi ke polisi diputus," jelas Walikota Herbert Nerb.

Seluruh 450 koin kuno yang hilang juga dianggap Herbert sebagai bencana.

Sebelumnya, ini bukanlah pencurian besar pertama yang pernah terjadi di Jerman. Pada 2019 lalu, terjadi pencurian besar di Dresden Royal Palace. Target para pencuri saat itu adalah The Green Vault Museum.

Kala itu pihak museum kehilangan barang-barang senilai USD 117 juta atau Rp 1.8 triliun.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]