Ratusan Orang Asing Datang ke Pemakaman Mantan Marinir Inggris

London (AFP/ANTARA) - Ratusan orang asing menghadiri pemakaman mantan marinir kerajaan Inggris pada Kamis, menanggapi kampanye yang diluncurkan melalui Twitter dan Facebook untuk memastikan bahwa dia tidak akan dimakamkan tanpa pelayat.


James McConnell meninggal di rumah perawatan pada usia 69 atau 70 tahun tanpa adanya keluarga, dan hanya memiliki segelintir teman dan pendeta lokal yang memperingati kepergiannya.


Bertekad untuk memberinya upacara pengantaran yang layak, Pendeta Bob Mason mengajukan permohonan ke Asosiasi Marinir Kerajaan untuk mengajak orang yang mungkin mengenal McConnell, dan permohonan itu disebarkan melalui situs jejaring sosial.


Sebagai responnya, ratusan orang datang ke pemakaman pada Kamis di Milton Ceremony di Portsmouth di pesisir selatan Inggris, termasuk pembawa bendera Royal British Legion dan dua peniup terompet memainkan Last Post.


Pendeta Mason mengatakan kepada jemaat: “Sebagian besar dari kalian yang datang hari ini tidak mengenal James McConnell, namun menginginkan dia mendapatkan perpisahan yang terhormat. Saya sangat berterima kasih atas kebaikan dan kemurahan hati kalian.”


Richie Puttock, manajer operasional Asosiasi Marinir Kerajaan, mengatakan bahwa permohonan tersebut “menusuk hati nurani” banyak tentara dan mantan marinir yang bertekad untuk memastikan rekannya dimakamkan dengan terhormat.


“Setiap marinir kerajaan adalah saudara selamanya, sampai Anda meninggal. Jadi, meskipun dia bukanlah keluarga satu darah, itu tidak berarti dia tidak punya keluarga lainnya,” kata Puttock kepada AFP.(mr/pt)




Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.