Ratusan Orang Jaga Rumah Gubernur Papua Usai Lukas Enembe Jadi Tersangka KPK

Merdeka.com - Merdeka.com - Kediaman rumah Gubernur Papua Lukas Enembe yang berlokasi di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, langsung dijaga masyarakat usai gubernur papua itu ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi oleh KPK. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor Mackbon telah mengimbau agar masyarakat yang masih berada di kediaman Gubernur Papua Lukas Enembe segera kembali ke rumah mereka masing-masing.

"Kita perlu imbau mereka untuk pulang guna menghindari rasa khawatir dan ketakutan yang berlebihan dari masyarakat yang bermukim di sekitar wilayah tersebut," ujar Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor Mackbon, Kamis (22/9).

Victor mengatakan jajarannya masih tetap melaksanakan patroli dengan menempatkan petugas di beberapa titik di Koya Tengah untuk perkuatan keamanan di wilayah tersebut.

"Penyebaran petugas di beberapa wilayah tersebut untuk mengantisipasi apabila terjadi sesuatu kami sudah siap dengan melakukan upaya-upaya pencegahan dan keamanan," sebut Kapolresta.

Kapolres bercerita, Gubernur Papua Lukas Enembesudah meminta masyarakat yang berjaga-jaga di kediamannya untuk pulang. Tapi masyarakat masih tetap saja disitu.

"Jika masih tetap di situ ya, secara tidak langsung bisa mengganggu kenyamanan pak gubernur juga. Tujuannya mau mengamankan malah memberikan dampak-dampak yang kurang baik. Ini yang kita selalu diimbau kepada pihak-pihak yang mobilisasi masyarakat ke tempat Pak Lukas Enembe," tutur Victor Mackbon.

Sementara itu berdasarkan laporan Kapolsek Muara Tami, sekitar ratusan masyarakat masih bertahan di kediaman Gubernur Lukas Enembe saat ini.

Victor Mackbon juga menyebutkan di wilayah Kota Jayapura saat ini, pasca-unjuk rasa beberapa hari lalu, aktivitas masyarakat, baik angkutan umum, perbankan, pusat-pusat perbelanjaan, pusat pendidikan, pasar dan lainnya sudah berjalan normal.

"Hari ini semua sudah normal, pertokoan sudah kembali buka, aktivitas pendidikan juga sudah kembali normal, kami harap situasi ini akan terus bertahan. Kami pihak kepolisian akan terus melakukan patroli guna memberikan rasa aman bagi warga masyarakat," katanya.

Sebut Kapolresta, pihaknya akan menggandeng para tokoh di Kota Jayapura untuk mengimbau kepada warga agar tetap menjaga kedamaian di Kota Jayapura.

"Tokoh agama, adat, pemuda, perempuan semua kita gandeng, kita minta mereka bantu kita untuk jaga Kota Jayapura tetap aman. Kita juga harap warga tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks di media sosial," katanya. [eko]