Ratusan Pelajar MAN 2 Jakarta Timur Jalani Vaksinasi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 160 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2, Ciracas, Jakarta Timur, menjalani vaksinasi Covid-19 untuk usia 12-17 tahun.

Kepala Sekolah MAN 2 Wido Prayoga mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tersebut dilakukan dalam beberapa tahap.

"Untuk siswa totalnya 803, nanti dibagi menjadi beberapa tahap. Pertama ada 160 yang divaksin hari ini. Untuk tahap berikutnya akan dilaksanakan vaksin juga," kata Wido Prayoga di Jakarta, Jumat (2/7/2021), seperti dikutip dari Antara.

Wido memaparkan, sebelum penyuntikan vaksin para siswa terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan oleh tim vaksinator. Apabila dalam pemeriksaan kesehatan dinyatakan sehat, maka dilakukan penyuntikan vaksin.

Siswa yang akan menjalani vaksinasi Covid-19, kata dia, harus mendapatkan izin dari orang tua masing-masing.

Dia menambahkan, dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tersebut juga diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Kepada anak-anak dan orang tua yang mengantar untuk tidak melakukan kerumunan, jaga jarak minimal satu setengah meter supaya terhindar dari virus ini," ujar Wido Prayoga.

Anies Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Sekolah, Ajak Siswa Tetap Pakai Masker

Gubernur Jakarta Anies Baswedan saat meninjau vaksinasi perdana bagi anak usia 12-17 tahun di SMAN 20, Jakarta, Kamis (1/7/2021). Target 1,3 juta anak di Jakarta disuntik vaksin Corona. (merdeka.com/Imam Buhori)
Gubernur Jakarta Anies Baswedan saat meninjau vaksinasi perdana bagi anak usia 12-17 tahun di SMAN 20, Jakarta, Kamis (1/7/2021). Target 1,3 juta anak di Jakarta disuntik vaksin Corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun di MAN 7 Jagakarsa dan SMKN 15 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2021). Dia sempat melakukan interaksi dengan para siswa mengenai efektivitas vaksinasi Covid-19.

Anies mengingatkan kepada pelajar bahwa orang yang telah menerima vaksinasi Covid-19 masih memungkinkan terpapar virus Corona. Karena itu, dia meminta para pelajar tetap memakai masker.

"Jadi ada yang namanya terpapar, ada juga yang namanya terinfeksi, maka Insyaallah tidak menimbulkan radang yang berat. Pengalaman tim medis kita banyak yang terpapar padahal banyak yang sudah divaksin. Namun, meski terpapar mereka tidak alami gejala berat. Jadi adik-adik semua, habis vaksin tetap pakai masker ya. Insyaallah sehat semua," kata Anies.

Anies meminta kepada para orang tua murid dapat mendaftarkan anaknya untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Untuk pendaftaran dapat dilakukan secara daring.

"Jadi buat siapa saja bisa daftar di sini. Bebas pilih tempat bebas pilih waktunya," ucap Anies.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel