Ratusan Ribu Data Covid-19 Indonesia Dijual di Dunia Maya

Liputan6.com, Jakarta - Keamanan data di Indonesia kembali terancam. Tercatat 230 ribu data Covid-19 Indonesia ditawarkan di dunia maya.

Sebagaimana dilihat oleh Tekno Liputan6.com di laman forum online RaidForums, Sabtu (20/6/2020), penjual database Covid-19 Indonesia adalah akun Database Shopping. Database ini diunggah pada 18 Juni 2020.

Dalam deskripsi disebutkan, isinya adalah 230 ribu data Covid-19 Indonesia yang bocor pada 20 Mei 2020.

"I sell it to the enthusiast," tulis si penjual data Covid-19 Indonesia.

Database Covid-19 Indonesia ditawarkan di forum online, penjual mengklaim ada 230 ribu data yang dijual (Foto: screenshot Raidforums)

Data Pribadi dan Riwayat Kesehatan di Dalamnya

Ilustrasi coronavirus, virus corona, koronavirus, Covid-19. Kredit: Fernando Zhiminaicela via Pixabay

Berdasarkan bocoran atau spoiler yang dilampirkan oleh penjual, data-data di dalamnya mencakup NIK, nama, kewarganegaraan, usia, jenis kelamin, nomor telepon, kontak tracing, tanggal kirim sampel, hingga ke hasil tes Covid-19 milik warga yang sudah dites Covid-19.

Informasi ini belum bisa dibuktikan kebenarannya. Namun, jika benar ada kebocoran data kesehatan warga Indonesia yang terpapar Covid-19, tentu perlu segera ditangani.

Apalagi kini pemerintah juga tengah fokus menangani pandemi ini. 

Pasien Covid-19 di Indonesia

Per Jumat, 19 Juni 2020, total akumulatif pasien Covid-19 di Indonesia sebanyak 43.803 orang. Data di hari yang sama, sebanyak 2.372 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

 

Disadur dari: Kanal Tekno Liputan6.com (Penulis: Agustin Setyo Wardani, Editor: Iskandar, published 20/6/2020)