Ratusan siswa SMP Jakbar dididik gunakan media sosial

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mendidik 130 siswa dari 26 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah itu untuk menggunakan media sosial secara bijak dan cerdas.

"Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Yayasan Lions Club Distrik 307 A1 di Kantor Wali Kota Jakarta Barat," kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat II, Junaedi, di Jakarta Barat, Kamis

Junaedi menjelaskan, pihaknya mengundang beberapa pembicara untuk mengedukasi siswa tentang cara mengelola media sosial.

Junaedi menilai saat ini media sosial sudah merambah ke segala kalangan masyarakat, termasuk para pelajar.

Kondisi tersebut, katanya, membuat para siswa rentan menggunakan media sosial untuk hal-hal buruk seperti memicu pertikaian yang berujung kepada aksi tawuran.

Baca juga: Sudin Parekraf Jakbar latih pengusaha gunakan medsos dalam berbisnis

Oleh karena itu, lanjutnya, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa bisa memanfaatkan media sosial untuk kebutuhan pendidikan dan bersosialisasi dengan baik.

Ia juga menambahkan, guru-guru di sekolah juga diharapkan bisa memanfaatkan media sosial untuk kebutuhan pengajaran mata pelajaran.

"Mereka ini calon-calon pemimpin bangsa dan negeri sehingga kita rawat, saat mereka mulai jadi peserta didik," katanya.

Ketua Komite Services For Children Lions Club Distrik 307 A1, Dewi Sadikin, mengatakan kegiatan ini digelar agar seluruh siswa tidak terjerumus dalam sisi gelap dari media sosial.

Selain itu, dalam kegiatan ini pihaknya juga mengimbau para siswa untuk bisa memanfaatkan media sosial sebagai tempat usaha yang positif.

Baca juga: Jakpreneur Jakarta Selatan dilatih "branding" lewat media sosial

"Boleh saja mendapatkan penghasilan dari media sosial asalkan anak anak itu bjsa membedakan mana hal yang positif dan mana yang negatif. Janganlah dapatkan penghasilan dari hal yang negatif," kata dia.