Ratusan tenaga medis disiagakan saat upacara pembukaan PON Papua

·Bacaan 1 menit

Ratusan tenaga medis bakal bertugas selama upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, hari ini atau Sabtu.

Mereka akan tersebar di setiap titik arena pembukaan mulai dari pintu masuk, tempat verifikasi, hingga di dalam stadion.

Selain itu, di area stadion juga terdapat Klinik PON XX sebagai tempat perawatan sementara jika terjadi sesuatu selama pesta olahraga terbesar di Indonesia itu berlangsung.

Baca juga: PB PON: Persiapan upacara pembukaan PON Papua sudah 95 persen

"Khusus untuk pembukaan, sekitar 100 tenaga medis akan bertugas di dalam dan di luar stadion," kata penanggung jawab kesehatan Klinik XX di Kompleks Olahraga Stadion Lukas Enembe, dr. Rindang Pribadi, kepada ANTARA, Sabtu.

"Selama pembukaan PON Papua, di klinik juga akan ada 24 petugas medis termasuk dokter bedah dan dokter spesialis emergency," Rindang menambahkan.

Sebagai langkah antisipasi lainnya, selama penyelenggaraan PON Papua, sambung Rindang, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengirim bantuan dengan menghadirkan kedokteran olahraga dan jantung.

Kemudian saat pembukaan juga akan tersedia fasilitas lainnya seperti dua mobil mini ICU, lima ambulans untuk evakuasi, dan dua ambulans rujukan.

Baca juga: Festival kirab api sambut pembukaan PON Papua

"Terlepas dari situasi apa pun, kami dari tenaga kesehatan harus tetap stand by. Semoga semua kegiatan PON Papua ini berlangsung dengan baik dan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," ujar Rindang.

PON Papua akan secara resmi dibuka hari ini oleh Presiden Joko Widodo. Protokol kesehatan ketat akan diberlakukan.

Panitia Besar (PB) PON Papua pun membatasi jumlah penonton yang hadir yakni 25 persen dari kapasitas Stadion Lukas Enembe sebanyak 40.000 penonton.

Baca juga: Kapolda jamin keamanan upacara pembukaan PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel