Rayakan Ulang Tahun ke-3, Mitra Tokopedia Gencarkan Kolaborasi dengan Berbagai Pihak untuk Digitalisasi Warung dan UMKM di Seluruh Indonesia

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Seiring berjalannya waktu, semua hal berubah menjadi digital termasuk pada kegiatan transaksi jual-beli yang tadinya dilakukan secara konvensional dan saat ini sudah beralih menjadi digital.

Mitra Tokopedia merupakan salah satu platform yang memfasilitasi warung-warung tradisional dan bisnis UMKM di seluruh Indonesia untuk bisa bertransformasi menjadi digital. Berdiri sejak tiga tahun yang lalu, saat ini Mitra Tokopedia sudah memberikan banyak manfaat terutama bagi para pebisnis lokal di daerah-daerah pelosok di Indonesia.

TERKAIT: Dana untuk Negeri, Program Tingkatkan Kualitas UMKM dan Komunitas

TERKAIT: Persembahan Lakon Indonesia di Jakarta Fashion & Food Festival ke-17

TERKAIT: Diary Fimela: Sinergi Offline dan Online Jadi Kunci UMKM Batik Lokal Nayara Tetap Eksis di Tengah Pandemi

“Di tahun ketiga ini, Mitra Tokopedia sudah menjangkau lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia. Jumlah jangkauan kota ini telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dua tahun lalu, ketika Mitra Tokopedia pertama kali berdiri,” ujar Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni dalam konferensi pers daring, Selasa (2/11).

Astri juga menambahkan bahwa dengan kehadiran Mitra Tokopedia ini, sudah memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi para pebisnis lokal, khususnya warung-warung tradisional dan bisnis UMKM Indonesia.

Hal ini sejalan dengan survei Tokopedia mengenai dampak Mitra Tokopedia pada Oktober 2021 mencatat sekitar 80 persen pegiat usaha tradisional sekaligus UMKM berperan sebagai usaha tambahan untuk membantu situasi finansial mereka selama pandemi.

Manfaat Kehadiran Mitra Tokopedia

Mitra Tokopedia untuk digitalisasi warung dan UMKM. (Foto: Ist)
Mitra Tokopedia untuk digitalisasi warung dan UMKM. (Foto: Ist)

Dalam hal ini, bisa dipastikan bahwa kehadiran Mitra Tokopedia membawa banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia, khususnya para pelaku bisnis konvensional.

Dengan upaya transformasi yang dilakukan oleh Mitra Tokopedia, sudah banyak pebisnis-pebisnis kecil yang memperoleh peningkatan kesejahteraan dengan memiliki tabungan, membayar sekolah anak, dan terbebas dari utang.

“Banyak pebisnis lokal, khususnya para pemilik warung tradisional mengalami peningkatan keuntungan mingguan dengan rata-rata peningkatan lebih dari 50 persen semenjak bergabung dengan Mitra Tokopedia,” ujar AVP of New Retail Tokopedia John Hadiwidjaja, dalam konferensi pers peringatan ulang tahun Mitra Tokopedia.

Masih Hadapi Tantangan

Meskipun demikian, ternyata selama tiga tahun berdiri, Mitra Tokopedia masih menghadapi beberapa tantangan. Di antaranya upaya penetrasi ke berbagai wilayah di Indonesia yang masih terhambat lantaran tidak tersedianya alat elektronik dan sarana telekomunikasi di wilayah-wilayah pelosok.

“Dalam hal ini, kami berfokus menjadi jembatan antara ekosistem warung dan teknologi. Meski masih banyak orang di pelosok yang belum terkena penetrasi teknologi, kami tetap berupaya untuk mengenalkan mereka terkait digitalisasi lewat Sobat Mitra dan berbagai pihak,” tambah John.

Ia menambahkan, saat ini strategi dari Mitra Tokopedia untuk bisa mengatasi tantangan tersebut adalah untuk memberikan pendampingan kepada para pemilik warung tradisional dan toko kelontong agar lebih melek teknologi dan tergerak untuk mengubah bisnisnya menjadi berbasis daring.

Berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI

Konferensi pers peringatan ulang tahun Mitra Tokopedia (Foto: dok. Tokopedia)
Konferensi pers peringatan ulang tahun Mitra Tokopedia (Foto: dok. Tokopedia)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa dalam upaya digitalisasi warung tradisional dan bisnis UMKM yang dilakukan Mitra Tokopedia ini memerlukan kolaborasi dengan banyak pihak untuk bisa mengatasi tantangan yang dihadapi.

Dalam hal ini, Mitra Tokopedia juga berkolaborasi dengan pihak Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia untuk menyelaraskan upaya digitalisasi ini agar bisa mencapai targetnya pada tahun 2025.

Hal ini disambut baik oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki, yang menjelaskan bahwa adanya digitalisasi ini merupakan salah satu bukti nyata bahwa pebisnis kecil mampu berkembang meskipun di tengah kondisi pandemi yang belum mereda.

“Peranan dari platform digital dan pelaku UMKM ini merupakan salah satu strategi yang ampuh agar mereka bisa bertahan dan kembali bangkit di masa pandemi,” ujar Teten.

Selain itu, Teten juga berharap bahwa upaya yang dilakukan Mitra Tokopedia ini tak hanya mampu meningkatkan jumlah warung yang terhubung ke dalam ekosistem digital, tetapi juga meningkatkan literasi digital serta kesejahteraan para pemilik warung yang tergabung dengan Mitra Tokopedia.

Akan Hadirkan Inovasi

Ke depannya, Mitra Tokopedia akan terus berupaya untuk bisa menjawab kebutuhan dari para penggunanya, terutama di daerah pelosok Indonesia dengan menciptakan inovasi-inovasi baru yang sesuai dengan kebutuhan warung-warung tradisional.

“Saat ini sudah ada fitur untuk alat bantu jualan seperti pembukuan dan catat utang. Yang tadinya ditulis secara konvensional, sekarang bisa ditulis secara digital dan ter-record,” ujar John

John menegaskan, nantinya inovasi-inovasi ini diharapkan dapat memudahkan para pebisnis lokal untuk mengembangkan usahanya dan dapat mendorong performa bisnis para mitra sehingga dapat mencapai kesejahteraan yang maksimal.

Penulis: Chrisstella Efivania

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel