Razia Tempat Hiburan Malam hingga Refly Harun Kritik Komnas HAM

Fikri Halim
·Bacaan 4 menit

VIVA – Berita tentang oknum anggota Polri dan TNI terjaring razia protokol kesehatan di tempat hiburan malam jadi yang terpopuler di kalangan pembaca VIVA kanal news dan trend sepanjang Minggu, 24 Januari 2021. Razia yang digelar tim gabungan Propam Polda dan TNI itu dilakukan di kawasan Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Mereka terjaring sedang asyik karaoke bersama sejumlah pemandu lagu. Saat terjaring, salah satu oknum TNI mengelabui petugas dengan bersembunyi di dalam toilet ruang karaoke yang kosong. Namun setelah dipergoki, aparat yang bersembunyi itu pun pasrah. Akhirnya mereka dibawa ke POM satuan masing-masing untuk menjalani pemeriksaan.

Selanjutnya, berita terpopuler kedua tentang politikus PDIP Budiman Sudjatmiko yang diangkat sebagai Komisaris Independen di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Wakil Sekjen Partai Demokrat, Jansen Sitindaon menilai jabatan itu tidak pas diberikan, karena Budiman lebih cocok menjadi orang 'Istana'.

Di posisi ketiga, berita tentang kelanjutan kasus penembakan terhadap enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang dibawa ke pengadilan internasional. Kali ini, yang jadi sorotan adalah komentar Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun yang mengkritik kinerja Komnas HAM.

Sementara itu, pada posisi keempat, adalah komentar dari Adik Tiri Sultan HB X, GBPH Yudhaningrat atau akrab disapa Gusti Yudho yang dipecat dari jabatannya sebagai Penghageng di Keraton. Gusti Yudho menyebut tudingan makan gaji buta tak sesuai kenyataan.

Lalu, pada posisi kelima, berita soal Andi Arief yang pamer foto Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jualan nasi goreng. Andi menyebut alasan SBY jualan nasi goreng, salah satunya karena situasi ekonomi yang sulit di tengah pandemi.

Berikut berita terpoler di VIVA kanal news dan trend yang dirangkum dalam round up:

1. Razia Tempat Hiburan Malam, Oknum TNI Kepergok Sembunyi di Toilet

Dua oknum anggota Polri dan TNI terjaring razia protokol kesehatan yang digelar tim gabungan Propam Polda dan TNI di sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu malam, 23 Januari 2021. Mereka terjaring sedang asyik karaoke bersama sejumlah pemandu lagu.

Saat terjaring aparat gabungan, salah satu oknum TNI mengelabui petugas dengan bersembunyi di dalam toilet ruang karaoke yang kosong. Namun, setelah digeledah dan dipergoki aparat sedang bersembunyi di dalam toilet, oknum anggota TNI itu pun pasrah.

Baca selengkapnya di sini

2. Jadi Komisaris PTPN V, Demokrat: Budiman Sudjatmiko Harusnya di Istana

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengaku kaget mendengar Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko diangkat sebagai Komisaris Independen di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

“Baru tahu dan baca barusan, ternyata Mas @budimandjatmiko jadi Komisaris. Selamat mas Bud,” kata Jansen dikutip dari Twitter pada Sabtu, 23 Januari 2021.

Menurut dia, sebenarnya jabatan Komisaris Independen yang diberikan kepada Budiman terlalu kecil dan kurang pas sebenarnya. Karena, Jansen melihat harusnya sekaliber Budiman yang kelasnya legenda, kampiun aktivis dan orang pintar dari Cambridge, itu berada di ring 1 Istana Negara dekat-dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca selengkapnya di sini

3. Kasus 6 Laskar FPI Dibawa ke ICC, Refly Harun Kritik Komnas HAM

Tim advokasi kasus penembakan enam laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI) menyebut kasus tersebut telah dilaporkan dan diterima oleh International Criminal Court (ICC) atau pengadilan internasional di Den Haag, Belanda.

Terkait hal ini, pakar hukum tata negara Refly Harun merespons. Refly membahasnya di akun YouTube resminya. Menurut Refly, hal ini dilakukan karena ada kekecewaan beberapa pihak terhadap hasil atau kinerja Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dalam kasus ini. Refly memandang dan mengkritik Komnas HAM yang terkesan seperti jurnalis dalam kasus ini.

Baca selengkapnya di sini

4. Adik Sultan Yogya: Gaji dari Keraton Hanya Cukup untuk Pakan Kuda

Dua adik tiri Sultan Yogya Hamengku Buwono X yaitu GBPH Prabukusumo dan GBPH Yudhaningrat dipecat dari jabatannya sebagai penghageng di Keraton Yogyakarta. Pemecatan ini disebut Sultan HB X karena keduanya dinilai makan gaji buta selama lima tahun.

Menanggapi pernyataan Sultan HB X ini, GBPH Yudhaningrat atau akrab disapa Gusti Yudho pun angkat bicara. Menurutnya tudingan makan gaji buta itu tak sesuai dengan kenyataannya.

Baca selengkapnya di sini

5. Ekonomi Sulit, Andi Arief Pamer Foto SBY Lagi Jualan Nasi Goreng

Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengisi waktunya dengan jualan nasi goreng. Foto SBY lagi menggoreng nasi diunggah oleh Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief di media sosial Twitter.

Terlihat, SBY memakai sweater warna kuning bertuliskan Lavani yang merupakan klub voli. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini juga memegang piring sebelah tangan kiri, dan gelas sebelah kanannya.

Baca selengkapnya di sini