Razman Arif Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Damkar Depok

Ezra Sihite, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 1 menit

VIVARazman Arif Nasution akhirnya mendatangi Polres Metro Depok pada Senin 26 April 2021. Razman bertindak sebagai kuasa hukum Sandi Butar Butar, pegawai honorer yang membongkar dugaan korupsi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) atau Damkar Kota Depok.

“Kedatangan saya memenuhi undangan penyidik Polres. Polisi ternyata sudah melihat bahwa kasus ini mendapat perhatian masyarakat,” kata Razman di Depok, Jawa Barat.

Menurut Razman, dalam proses penyidikan atau penyelidikan, penegak hukum bisa melakukan dua hal dalam hal memproses suatu perkara. Pertama, berdasarkan laporan masyarakat.

Misalnya jelas Razman, pertama adalah pelapor datang dan diterima. Kedua, berdasarkan kasus-kasus yang mendapat perhatian publik.

“Nah itu sudah diproses dan kami diminta hari ini melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan oleh penyidik. Insya Allah data-data dan dokumen yang kami miliki akan kami serahkan sepenuhnya kepada penyidik, agar kasus ini bisa segera terang benderang," kata dia.

Untuk diketahui, kasus ini mencuat setelah Sandi Butar Butar berceloteh di media sosial. Kasusnya kemudian menyedot perhatian publik. Foto-foto protes Sandi sempat viral di media sosial. Kini, kasus itu ditangani Kejaksaan Negeri Depok dan Polres Metro Depok.

Jaksa menyoroti dugaan korupsi pengadaan sepatu dan honor penanggulangan COVID-19. Sedangkan polisi membidik dugaan korupsi pada kendaraan operasional.