RB Leipzig Vs Liverpool, Tren Buruk dan Minim Persiapan

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVALiverpool menjalani lawatan ke Puskas Arena, markas RB Leipzig dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu dini hari WIB 17 Februari 2021. Skuad asuhan Juergen Klopp datang dengan kondisi tidak baik.

Mereka baru saja mengalami tiga kekalahan beruntun di Premier League. Belum lagi waktu persiapan mereka untuk menghadapi Leipzig amat minim.

Kapten Liverpool, Jordan Henderson tak ingin semua itu jadi alasan mereka tidak bisa bermain maksimal. Dia mengajak rekan setim untuk tampil dengan mengerahkan 100 persen kemampuan.

Minimnya persiapan masih bisa diakali dengan cara lain. Mereka tinggal memahami strategi yang diberikan oleh manajer dan mengaplikasikannya ke dalam permainan.

"Ini adalah peluang dan tantangan yang baru. Kami harus pergi ke sana dan memberikan kemampuan 100 persen. Kami siap untuk itu agar mendapat hasil positif menghadapi tim yang bagus," kata Henderson, dikutip dari laman resmi UEFA.

"Kami tidak banyak mendapatkan sesi latihan. Kami menjalani sesi pendek di antara pertandingan hari ini, jadi ini tentang memahami sebanyak mungkin lalu membawanya ke permainan," imbuhnya.

Henderson tak memungkiri jika Leipzig adalah lawan yang berat. Tim asal Jerman itu juga sedang dalam performa bagus dengan rentetan empat kemenangan beruntun dari Bundesliga dan DFB Pokal.

Situasinya jelas berbeda dibanding Liverpool. Anak asuh Julian Nagelsmann sedang percaya diri dan diuntungkan karena bisa tampil di markas mereka sendiri.

"Leipzig adalah tim yang sangat bagus dengan pemain dan manajer yang sangat bagus. Saya pikir semua orang tahu itu," kata Henderson.