Reaksi Jozeph Paul Zhang Disebut Kumis Jelek oleh Deddy Corbuzier

Siti Ruqoyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tersangka kasus penistaan agama Jozeph Paul Zhang masih berkeliaran di media sosial. Dia terlihat aktif dalam kegiatan virtual dan membahas isu sedang berkembang tentang dirinya. Namun ada yang bikin dia kesal pada Deddy Corbuzier.

Penyebabnya lantaran podcast Deddy yang membahas soal Paul dengan narasumber pendekat Yerry menyinggung kumis Paul. Paul mengatakan jika Deddy sudah menyerangnya secara fisik.

"Om Deddy pagi-pagi bahas gue, si Paul kumisnya jelek, kurang asem coba bayangin. Udah bagus ini tumbuh, lo menghina gue. Penistaan lo, gue kutuk jadi kodok dalam tempurung juga loh. Lo menghina kelemahan orang lain, enggak boleh itu namanya hate speech," ujar Paul yang dikutip VIVA dari youtube Masojicom, Jumat 23 April 2021.

Paul bahkan membuka aib Deddy. Dia menyebut Deddy suka self service padahal Deddy punya badan yag bagus darinya.

"Om Deddy ternyata suka self service. Badan gede begitu ternyata suka self service, apa kata dunia," kata dia.

Seperti diketahui, dalam podcast di akun youtube Deddy, pendeta Yerry mengaku malu dengan sikap Paul.

“Cara dia menyampaikan, itu cukup mencoreng, mencibir, mengucapkan kebencian, secara tak langsung dia melecehkan iman,” katanya.

Deddy pun mengungkapkan, Jozeph justru juga melecehkan agama Kristen. “Kan di dalam Kristen tak pernah mengajarkan hal itu,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan Polri tidak bisa memblokir akun media sosial Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono yang masih berkomentar setelah ditetapkan tersangka kasus penodaan agama lantaran mengaku nabi ke-26.

Menurut dia, tindakan memblokir media sosial kewenangan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Tentu, Polri telah berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo terkait hal tersebut.

“Hal seperti ini kan tidak bisa hanya polisi melakukan itu. Polisi berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo tentunya, bagaimana aktivitas Paul Zhang bisa diminimalisir,” kata Rusdi di Mabes Polri pada Rabu, 21 April 2021.