Reaksi Netizen Jelang Kuwait Vs Timnas Indonesia, Diragukan dan Didoakan Menang

Bola.com, Jakarta - Perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023 bakal dimulai, Rabu (8/6/2022) malam WIB. Skuat Garuda dijadwalkan bersua tuan rumah Kuwait di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kuwait City.

Pertemuan menarik kedua tim pernah terjadi di Piala Asia 1996 dalam fase grup. Pada 4 Desember 1996, Timnas Indonesia unggul dua gol lebih dulu kontra Kuwait.

Satu dari dua gol tersebut adalah gol salto Widodo Cahyono Putro. Namun, Kuwait membalas dua gol dan laga harus berakhir imbang 2-2.

Setelah 25 tahun berlalu, kedua tim bisa dikatakan punya kekuatan yang tidak jauh berbeda satu sama lain. Posisi keduanya di peringkat FIFA juga tidak terpaut jauh. Di atas kertas, Kuwait memang lebih diunggulkan.

Performa Timnas Indonesia diragukan karena hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Bangladesh dalam FIFA Matchday di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6/2022).

 

Banyak yang Meragukan

Starting line-up Timnas Indonesia berfoto sebelum dimulainya laga uji coba FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Starting line-up Timnas Indonesia berfoto sebelum dimulainya laga uji coba FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Timnas Indonesia wajib meraih poin pada laga melawan Kuwait. Selain memberikan keuntungan menghadapi partai selanjutnya, poin dari laga melawan Kuwait juga bisa meningkatkan level kepercayaan diri Fachruddin Aryanto dkk.

Melihat performa terbaru, netizen banyak yang meragukan penampilan Timnas Indonesia kontra Kuwait. Hal itu terlihat dalam kolom komentar yang menghiasi unggahan akun instagram PSSI.

"Pemainnya gak mau menang," tulis Filosofi Aqmal.

"Di sini kita siap memberikan dukungan terbaik, tapi apakah disana pemain siap memberikan permainan terbaik mereka?" tulis Ade Putra.

 

Tetap Beri Semangat

<p>Laga kontra Bangladesh merupakan debut bagi Marc Klok di Timnas Indonesia senior asuhan Shin Tae-yong. Gelandang bertahan 29 tahun itu terpilih menjadi starter dan tampil sepanjang 90 menit di pertandingan tersebut. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)</p>

Laga kontra Bangladesh merupakan debut bagi Marc Klok di Timnas Indonesia senior asuhan Shin Tae-yong. Gelandang bertahan 29 tahun itu terpilih menjadi starter dan tampil sepanjang 90 menit di pertandingan tersebut. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Namun, komentar yang memberikan semangat dan doa terbaik untuk Marc Klok dkk. juga bermunculan. Masih banyak netizen yang berharap Timnas Indonesia menang dan mampu menembus putaran final Piala Asia 2023.

"Semangat Indonesia, Hari Ini Harus Bisa Main Ngotot Jangan Lebay, Ok,” tulis Arishima Naru.

"Harus main semangat, main pintar, main Ngotot, main ngeyel, soal hasil urusan belakangan, semangat garuda," tulis Adi Sucipto.

 

Performa Timnas Indonesia Belum Sesuai Harapan

<p>Pemain Timnas Indonesia, Saddil Ramdani (kiri) berusaha melewati pemain Bangladesh, Rakib Hossain pada laga uji coba FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)</p>

Pemain Timnas Indonesia, Saddil Ramdani (kiri) berusaha melewati pemain Bangladesh, Rakib Hossain pada laga uji coba FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Timnas Indonesia meraih titel runner-up Piala AFF 2020 setelah kalah dari Thailand di final. Berikutnya, hasil yang didapat Timnas Indonesia U-23 juga kurang baik dengan meraih perunggu SEA Games 2021 yang digelar Mei 2022.

Pertandingan kontra Bangladesh menunjukkan penurunan performa yang tidak sesuai harapan. Maklum, kualitas Bangladesh tentu di bawah Timnas Indonesia. Laga uji coba ini penting sebagai persiapan menghadapi lawan-lawan tangguh di kualifikasi Piala Asia 2023.

Sisi kekurangan Timnas Indonesia memang terlihat dalam laga melawan Bangladesh. Penguasaan bola memang unggul, tetapi bukan di area sendiri. Penyelesaian akhir juga merupakan masalah yang kronis.

Kali ini, skuat Garuda malah bergabung dengan lawan-lawan yang cukup berat pada kualifikasi Piala Asia 2023, yakni Kuwait, Yordania, dan Nepal. Timnas Indonesia akan lebih dulu melawan tuan rumah Kuwait pada Rabu malam, 8 Juni 2022.

Telah Absen Selama 15 Tahun

Striker Timnas Indonesia, M. Rafli ketika melakoni ujicoba versus Bangladesh hari Rabu (01/06/2022). (Muhammad Iqbal Ichsan/Bola.com)
Striker Timnas Indonesia, M. Rafli ketika melakoni ujicoba versus Bangladesh hari Rabu (01/06/2022). (Muhammad Iqbal Ichsan/Bola.com)

Timnas Indonesia sudah absen tampil di Piala Asia selama 15 tahun atau sejak 2007. Itu merupakan jangka waktu yang cukup lama. Apalagi, pada edisi 2007, Indonesia kebetulan jadi tuan rumah Piala Asia.

Di sisi lain, Timnas Indonesia sebenarnya sempat tampil di Piala Asia dalam empat edisi beruntun, tepatnya pada 1996, 2000, 2004, dan 2007. Kini, para pemain wajib mendapat hasil positif demi mengakhiri absen berpartisipasi di ajang tersebut.

Jagat Twitter pun tak kalah ramainya. Warganet mengirim balasan untuk tweet unggahan akun Twitter PSSI yang menginformasikan jadwal pertandingan ini. Berikut ini adalah beberapa di antaranya.

 

Ayo! Pasti Bisa

Semangat Garuda

Jangan Pelit Kasih Tenaga

Bermain dengan Hati, Berjuang Seperti Petarung

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel