Real Madrid Beri Tawaran Fantastis Pertama untuk Kylian Mbappe

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Madrid- Paris Saint-Germain atau PSG memberi sinyal siap melepas Kylian Mbappe. Ini setelah sang pemain bersikukuh tak mau memperpanjang kontraknya di PSG.

Penolakan Kylian Mbappe ini tentu menjadi sinyal bagus bagi Real Madrid. Sudah mendekati Mbappe sejak 2017, ini momen paling besar bagi Madrid untuk beraksi.

Seperti dilansir Marca, Madrid sudah mengajukan penawaran pertama untuk Mbappe. Tawaran ini cukup fantastis yaitu 160 juta euro atau Rp 2,7 Triliun untuk pemain yang menyisakan satu tahun kontrak.

Madrid kabarnya optimistis tawaran pertama ini bakal berhasil. Meski bursa transfer hanya menyisakan sekitar enam hari lagi.

"Belum ada lampu hijau dari PSG, tak ada niat mereka menerima tawaran ini. Al Khelaifi akan ambil keputusan," tulis ahli transfer sepak bola Eropa, Fabrizio Romano.

Diragukan

Striker Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe (AP Photo/Joan Monfort)
Striker Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe (AP Photo/Joan Monfort)

Sebelumnya jurnalis radio Marca, Roberto Gomez cukup heran dengan sikap presiden Real Madrid, Florentino Perez. Soalnya bos Madrid ini belum mengambil aksi signifikan agar transfer bisa dilakukan.

"Buat saya sebagai fan, Madrid bisa dicap gagal kalau tidak bisa memboyong Mbappe musim ini," ujar Gomez.

"Ini bakal jadi kegagalan besar bagi Florentino Perez. Real Madrid klub kuat secara finansial dan mereka tak pernah bermasalah dengan uang."

Berangkat ke Paris?

Kylian Mbappe (Foto: AP/Daniel Cole)
Kylian Mbappe (Foto: AP/Daniel Cole)

Florentino Perez biasanya langsung beraksi di momen seperti ini. Namun hingga kemarin belum ada langkah-langkah pasti dari pimpinan Madridf itu.

"Skill negoisasi Florentino Perez tak bisa disamai siapapun," ujar Gomez.

"Saya tak mengerti mengapa Florentino Perez tidak ada di Paris untuk negoisasi kedatangan Mbappe," ujarnya.

Peringkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel