Real Madrid dan Liverpool, Finalis Liga Champions yang Kaya Sejarah dan Bergelimang Gelar

Bola.com, Jakarta - Liverpool akan bersua Real Madrid pada final Liga Champions 2021/2022, Senin (20/5/2022) WIB di Stade de France, Paris, Prancis.Ini bakal jadi bentrok dua tim dengan DNA Eropa kental.

Pertandingan ini akan menjadi yang kesembilan bagi kedua tim tersebut. Laga pertama mereka terjadi pada final Liga Champions 1980/1981 silam.

Sepanjang sejarah pertemuan kedua tim tersebut, ada 113 pemain yang sempat terlibat. 52 dari 113 pemain tersebut adalah penggawa Real Madrid.

Liverpool sangat bertekad meraih juara Liga Champions usai trofi Liga Inggris didapat Man City. Sedang Real Madrid ingin mengukuhkan statusnya sebagai raja Eropa.

Perjalanan Liverpool

Liverpool - Ilustrasi Jurgen Klopp dan Pemain (Bola.com/Adreanus Titus)
Liverpool - Ilustrasi Jurgen Klopp dan Pemain (Bola.com/Adreanus Titus)

Liverpool memulai Liga Champions 2021/2022 dengan tergabung dalam Grup B, bersama Atletico Madrid, Porto, dan AC Milan. Meski berada satu grup bersama klub-klub besar Eropa lainnya, The Reds mampu mendominasi.

Bagaimana tidak, dari enam pertandingan yang dimainkan di fase grup, Liverpool mampu menyapu bersihnya dengan kemenangan dan lolos ke 16 besar Liga Champions dengan nilai sempurna, 18 poin.

Memasuki fase gugur, Liverpool membuat kejutan dengan berhasil menang 2-0 di Giuseppe Meazza pada 16 Februari 2022. Meski kemudian kalah 0-1 di Anfield, langkah mereka ke perempat final tak terelakkan.

Setelah melewati adangan dua klub Italia sejak fase grup hingga 16 besar, Liverpool kembali mendapatkan adangan dari klub Portugal, Benfica, di perempat final. Ini juga menjadi klub Portugal kedua yang harus dihadapi Liverpool di Liga Champions musim ini.

Semifinal tak kalah dramatis. Menghadapi Villarreal, Liverpool yang menang 2-0 di Anfield sempat tertinggal 0-2 pada leg kedua. Hebatnya, anak asuh Jurgen Klopp itu berhasil bangkit dan memastikan kemenangan 3-2 (agg. 5-2).

Jalan Terjal Real Madrid

Real Madrid - Ilustrasi Karim Benzema (Bola.com/Lamya Dinata/Adreanus Titus)
Real Madrid - Ilustrasi Karim Benzema (Bola.com/Lamya Dinata/Adreanus Titus)

Real Madrid melangkah ke final Liga Champions musim ini setelah menjalani musim yang ketat. Los Blancos berhasil lolos dari Grup D sebagai juara grup setelah meraih lima kemenangan dan satu kali kalah, yaitu ketika menjamu Sheriff Tiraspol pada matchday kedua.

Los Blancos kemudian berhasil menang agregat 3-2 atas Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar, menang agregat 5-4 atas Chelsea lewat extra time di perempat final, dan membungkam Manchester City dengan agregat 6-5 juga lewat extra time di semifinal.

Kini, untuk tiga kali secara beruntun di fase terakhir Liga Champions musim ini, Real Madrid kembali harus berhadapan dengan wakil Inggris, yaitu Liverpool.

Real Madrid pun diunggulkan untuk bisa meraih gelar juara, terutama karena tradisi mereka yang sangat sering menjadi juara di kompetisi elite Eropa tersebut.

Prestasi Liverpool di Liga Champions

Liverpool boleh kalah soal torehan prestasi dari Manchester United di kompetisi lokal Liga Inggris, tapi bicara turnamen Eropa, The Reds adalah jagoan Inggris di Liga Champions.

The Reds telah memenangi enam gelar Liga Champions. Trofi terakhirnya didapat pada 2018/2019, di mana mereka mengandaskan sesama tim Premier League, Tottenham Hotspur, dengan skor 2-0.

Gelar pertama Liverpool didapat pada 1976/1977. Saat itu, mereka menjungkalkan Borussia Moenchengladbach.

Istimewanya, gelar kedua Liga Champions dipetik semusim kemudian, di mana gol tunggal Kenny Dalglish ke gawang Club Brugge menjadikan Liverpool sebagai satu-satunya tim Inggris pertama yang menang dua kali beruntun.

Jelang laga kontra Real Madrid, Liverpool punya memori manis. Sebab pada 1980/1981, mereka menang atas wakil Spanyol itu dengan skor tipis 1-0.

Tiga trofi lainnya didapat pada 1983/1984, 2004/2005, dan 2018/2019.

Real Madrid, Sang Raja Liga Champions yang Tengah Menjalani Periode Sulit

Semenjak kompetisi ini pertama bergulir pada musim 1955/1956, Real Madrid menjadi klub yang paling banyak memperoleh trofi di ajang paling dinanti di Benua Biru ini, yaitu 13 trofi. Di posisi kedua disusul oleh klub elite asal Italia, AC Milan (7 trofi), kemudian Liverpool dengan enam piala.

Musim ini cukup spesial buat Real Madrid. Sebab, Karim Benzema dkk. dilabeli raja comeback menyusul hasil-hasil menakjubkan, terutama sepanjang fase gugur.

Real Madrid mengalami momen yang sulit di Liga Champions dalam dua musim terakhir. Setelah tiga tahun juara beruntun, Real Madrid tidak mampu menjejakkan kaki ke final lagi.

Pada musim 2018/2019, Madrid kandas di babak 16 Besar usai kalah dari Ajax. Musim selanjutnya, Madrid juga tersingkir pada babak 16 Besar. Kali ini, Madrid kalah dari Man City.

Pada musim 2020/2021, Madrid mampu lolos ke semifinal. Dikutip dari Marca, Madrid kini menjadi tim yang paling sering lolos ke babak semifinal Liga Champions.

Termasuk pada era format lama, Real Madrid sudah 30 kali melaju ke semifinal. Tidak ada klub lain yang mendekati rekor Real Madrid. Bayern Munchen yang jadi klub paling sering kedua 'baru' 21 kali lolos ke semifinal.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel