Real Madrid Dianggap Bukan Favorit Juara Liga Champions, Carlo Ancelotti Selow

Bola.com, Jakarta - Real Madrid tidak menjadi favorit untuk menjuarai Liga Champions 2022/2023 menurut Opta Analyst. Pelatih Los Blancos, Carlo Ancelotti, rupanya tidak terlalu terkejut dengan prediksi tersebut.

Real Madrid sejauh ini merupakan tim paling sukses di sepanjang sejarah Liga Champions. Sebanyak 14 trofi Si Kuping Lebar berhasil diraih oleh Los Blancos.

Dalam sepuluh musim terakhir, Real Madrid berhasil menjadi juara dalam lima edisi. Real Madrid bahkan datang ke Liga Champions musim ini dengan status juara bertahan.

Real Madrid akan membuka kiprahnya di Liga Champions 2022/2023 dengan menghadapi Celtic di Celtic Park, Glasgow, Skotlandia, Rabu (6/9/2022) dini hari WIB.

Favorit Ketiga

<p>Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Real Betus pada laga pekan keempat La Liga di Santiago Bernabeu, Sabtu (3/9/2022) malam WIB. (AFP/Thomas Coex)</p>

Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Real Betus pada laga pekan keempat La Liga di Santiago Bernabeu, Sabtu (3/9/2022) malam WIB. (AFP/Thomas Coex)

Dalam prediksi yang dikeluarkan Opta Analyst, Real Madrid berada di posisi ketiga sebagai tim yang difavoritkan juara. Madrid kalah dari Liverpool di posisi kedua dan Manchester City yang paling difavoritkan.

Dalam laporan tersebut, Manchester City memiliki peluang yang paling besar, yaitu 20,7 persen. Liverpool yang berada di bawahnya punya peluang yang tidak beda jauh, 19,8 persen. Real Madrid yang di posisi ketiga hanya memiliki persentase sebesar 13,8 persen.

Namun, persentase itu jauh lebih baik daripada tim-tim besar lainnya, seperti Bayern Munchen, Paris Saint-Germain, dan Barcelona. Ketiga tim ini bahkan tidak memiliki persentase di atas sepuluh persen.

Liga Champions dimulai Rabu dini hari WIB dan mulai muncul prediksi-prediksi. Menurut Opta The Analyst. Man City jadi yang terdepan, meski dari musim ke musim memprediksikan mereka sebagai juara selalu salah.

 

Tidak Terkejut

<p>Carlo Ancelotti&nbsp;(tengah) berbicara dengan pemainnya Casemiro&nbsp;(kanan) dan Eder Militao setelah memenangkan pertandingan sepak bola final Piala Super Eropa antara Real Madrid dan Eintracht Frankfurt di Stadion Olimpiade Helsinki, Finlandia, Kamis (11/8/22022) dini hari WIB. Real Madrid memenangkan 2 -0. (AP/Antonio Calanni)</p>

Carlo Ancelotti (tengah) berbicara dengan pemainnya Casemiro (kanan) dan Eder Militao setelah memenangkan pertandingan sepak bola final Piala Super Eropa antara Real Madrid dan Eintracht Frankfurt di Stadion Olimpiade Helsinki, Finlandia, Kamis (11/8/22022) dini hari WIB. Real Madrid memenangkan 2 -0. (AP/Antonio Calanni)

 

Carlo Ancelotti saat Real Madrid menjadi juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP PhotoAncelotti rupanya tidak terkejut dengan prediksi tersebut. Bahkan, dia melihatnya jadi pertanda baik, sama seperti saat musim lalu Madrid tidak difavoritkan, namun keluar sebagai juara.

"Saya tidak terkejut mereka menempatkan kami begitu jauh di belakang dalam taruhan," ujar dia dilansir dari Goal.

"Saya melihatnya sebagai pertanda baik. Tahun lalu mereka memberi kami bahkan lebih sedikit peluang dalam statistik," lanjutnya.

 

Berjuang Sampai Final

Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia berusia 62 tahun yang baru semusim membesut Real Madrid di periode keduanya sejak didatangkan dari Everton pada awal musim 2021/2022 ini mampu membawa AC Milan dan Real Madrid berlaga di final Liga Champions. Bersama AC Milan ia melakukannya 3 kali pada musim 2002/2003, 2004/2005 dan 2006/2007, dan mampu 2 kali menjadi juara di musim 2002/2003 dan 2006/2007. Sementara Real Madrid dibawanya 2 kali ke final, musim 2013/2014 dan 2021/2022, keduanya sukses berbuah gelar juara. (AFP/Franck Fife)
Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia berusia 62 tahun yang baru semusim membesut Real Madrid di periode keduanya sejak didatangkan dari Everton pada awal musim 2021/2022 ini mampu membawa AC Milan dan Real Madrid berlaga di final Liga Champions. Bersama AC Milan ia melakukannya 3 kali pada musim 2002/2003, 2004/2005 dan 2006/2007, dan mampu 2 kali menjadi juara di musim 2002/2003 dan 2006/2007. Sementara Real Madrid dibawanya 2 kali ke final, musim 2013/2014 dan 2021/2022, keduanya sukses berbuah gelar juara. (AFP/Franck Fife)

Carlo Ancelotti juga menyampaikan timnya tidak akan terpengaruh dengan prediksi tersebut. Real Madrid tetap akan berjuang keras menuju partai final, seperti musim lalu.

"Tahun ini kami meningkat, bahkan sangat banyak. Saya pikir hasilnya tetap akan sama seperti musim lalu," ujarnya.

"Yang pasti kami akan bersaing sampai akhir dan mudah-mudahan kami dapat bersaing di semua jalan menuju final," lanjutnya.

Sumber: Opta Analyst, GOAL

Disadur dari: Bola.net (Abdi Rafi Akmal, published 6/9/2022)

Posisi Real Madrid di La Liga