Real Madrid Harus Pakai Jurus Mabuk Jika Tak Ingin Menderita

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Partai panas bakal tersaji dalam lanjutan laliga">LaLiga antara Villarreal versus Real Madrid, Sabtu malam 21 November 2020. Kedua tim bakal berjibaku di Estadio de la Ceramica.

Performa Madrid memang tengah tak stabil, sebelumnya dibantai Valencia 4-1. Belum lagi dua pemain seperti Eden Hazard dan Casemiro beberapa waktu lalu positif Corona.

Madrid juga harus dtinggal bek andalan Sergio Ramos dalam tiga pertandingan. Ramos mengalami cedera, dia mendapatkan masalah pada bagian hamstring.

Pemain 34 tahun tersebut ditarik keluar pada tengah pertandingan dan digantikan oleh Eric Garcia.

Setelah kembali ke Madrid, Ramos mendapatkan perawatan lebih serius. Dia pun dinyatakan harus absen dalam tiga pertandingan ke depan.

"Setelah menjalani tes hari ini, Sergio Ramos didiagnosa menderita cedera pada bisep femoris di kaki kanan," tulis pihak Madrid dikutip Goal.

Artinya, Ramos tidak bisa bermain ketika Madrid menghadapi Villarreal, Inter Milan, dan Deportivo Alaves.

Melihat kondisi Madrid saat ini, pelatih Villarreal Unai Emery buka suara. Ia melihat justru dengan sederet masalah membuat Madrid bakal terpacu untuk menang.

"Melawan kami mereka tidak akan lebih rawan, karena untuk mencapai puncak klasemen, mereka harus mengalahkan kami. Juga mereka bermain melawan Inter Milan empat hari kemudian di Liga Champions, merupakan pertandingan yang sangat penting," ujar Emery dikutip dari Marca, Jumat 20 November 2020.

Emery menuturkan, dua pertandingan kontra Villarreal dan Inter tentu Madrid akan pakai ‘jurus mabuk’ alias tampil habis-habisan.

"Saya pikir dalam dua pertandingan itu kita akan melihat Real Madrid yang terbaik. Saya tidak bisa membayangkan skenario di mana akan ada pemain yang diistirahatkan dan dirotasi," ucapnya.